Nurdin Syam: Hasil Survei Indikator Realistis, Jangan Seperti Dukun

- Penulis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 04:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurdin Syam (Mr Kim)

Nurdin Syam (Mr Kim)

Karawang, Lintaskarawang.com – Lembaga survei Indikator telah merilis hasil survei terbaru mengenai calon Bupati Karawang 2024. Survei yang dilakukan pada periode 12-20 Mei 2024 ini menunjukkan dominasi Aep Syaepuloh, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Karawang, dalam simulasi dengan dua pasang calon lainnya. Aep Syaepuloh unggul signifikan dengan perolehan suara 70,7 persen.

Pesaing terdekatnya, Gina Fadila Swara, hanya memperoleh 10,5 persen suara, sementara Acep Jamhuri meraih 5,8 persen. Selain itu, sebanyak 13 persen responden masih belum menentukan pilihan atau tidak tahu. Hasil ini menempatkan Aep Syaepuloh sebagai calon terkuat dalam kontestasi politik di Karawang.

Asep Agustian, seorang praktisi hukum yang juga menjadi tim pemenangan Ajam, mengomentari hasil survei tersebut. Dalam pernyataannya, Asep mengingatkan Dian Pahrud Zaman, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Karawang, untuk tidak terlalu percaya diri dengan hasil survei yang menunjukkan Aep Syaepuloh unggul signifikan. Asep menekankan bahwa dalam dunia politik, segala sesuatu bisa berubah dalam hitungan detik.

“Jangan terlalu percaya diri dengan hasil survei, apalagi meremehkan calon lain. Jangan sampai sekarang bilang menang, tapi hasil akhirnya malah menangis,” ujar Asep Agustian.

Namun, pernyataan Asep tersebut mendapat kritik dari Nurdin Syam, seorang tokoh yang dikenal dengan julukan Mr. Kim. Nurdin menegaskan bahwa hasil survei Indikator menggunakan metode kluster yang mencakup berbagai identitas seperti pekerjaan, usia, dan tingkat ekonomi, sehingga hasilnya dianggap realistis.

“Apabila ada yang meragukan hasil survei Indikator, maka sebaiknya mereka membuat lembaga survei sendiri. Jangan bersikap seperti dukun, harus berdasarkan fakta,” tegas Nurdin Syam Jum’at (2/8/2024).

Nurdin menambahkan bahwa setiap orang harus berpegang pada kapasitas dan bidang masing-masing. “Posisi Asep sebagai praktisi hukum seharusnya tetap fokus pada profesinya, begitu pula dalam perannya sebagai promotor Ajam,” tambahnya.

Seiring dengan perkembangan politik di Karawang, hasil survei ini menjadi sorotan banyak pihak. Masyarakat pun diharapkan tetap kritis dalam menyikapi informasi yang beredar, serta mempertimbangkan berbagai faktor sebelum menentukan pilihan di Pilbup 2024. (Red)

Berita Terkait

Semarak Jelang Kedatangan Jokowi, 8.000 Mangkuk Bakso Gratis Disiapkan untuk Warga
Penutupan Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Karawang Serahkan SK PAC hingga Koordinator Anak Ranting
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar
Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan
GMN DPD Karawang Gelar Kopdar Perdana, Tegaskan Dukungan untuk PSI dan Komitmen Bersama Jokowi
KPU Karawang dan PAN Bahas Pemutakhiran Data Parpol serta Penataan Dapil
Berita ini 15 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru