Karawang | Lintaskarawang.com — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang memperkuat sinergi kelembagaan dengan partai politik melalui agenda silaturahmi dan koordinasi bersama DPC serta Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Karawang, Senin (04/05/26).
Pertemuan yang berlangsung hangat namun sarat substansi tersebut membahas pemutakhiran data kepengurusan partai politik serta penguatan kelembagaan secara berkelanjutan sebagai bagian dari persiapan menuju tahapan Pemilu 2029.
Kegiatan itu dihadiri para fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang bersama seluruh jajaran pimpinan dan anggota Bawaslu Kabupaten Karawang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu menyampaikan bahwa agenda silaturahmi merupakan tindak lanjut dari proses pemutakhiran data kepengurusan partai politik sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, yang mencakup pembaruan struktur organisasi hingga tingkat ranting.
Ketua Bawaslu Kabupaten Karawang, Engkus Kusnadi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak sekadar bersifat koordinatif, namun juga memiliki nilai edukatif bagi penguatan demokrasi.
“Silaturahmi ini bertujuan memastikan proses pemutakhiran data kepengurusan partai berjalan dengan baik, sekaligus mengingatkan kembali fungsi partai politik dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, fungsi pengawasan tidak hanya dilakukan saat tahapan pemilu berlangsung, tetapi juga melalui langkah-langkah preventif berupa edukasi politik untuk meminimalisir potensi pelanggaran pada kontestasi mendatang.
“Sinergi sejak dini penting dibangun agar tahapan pemilu ke depan dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan demokratis,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang, Anwar Hidayat, menyambut positif kunjungan tersebut, ia menilai silaturahmi bersama Bawaslu menjadi bagian dari agenda strategis partai dalam memperkuat konsolidasi internal.
“Kami fokus pada penguatan konsolidasi internal serta pembenahan administrasi kepartaian sebagai bagian dari kesiapan menghadapi tahapan pemilu ke depan,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa tahapan menuju Pemilu 2029 diperkirakan mulai berjalan pada 2027, sehingga pembenahan struktur organisasi, administrasi, dan kesiapan kader mulai dipersiapkan dari sekarang.
Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat bahwa langkah awal yang dilakukan sejak dini akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan pelaksanaan pemilu yang berkualitas, berintegritas, dan demokratis di masa mendatang.
Penulis: Wahid
Editor: Aan Ade Warino













Tinggalkan Balasan