Kemenpora dan Kemenperin Teken PKS, Perkuat Industri Olahraga Nasional

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 11:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI) teken PKS / Sumber Kemenpora.go.id

Keterangan Poto: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI) teken PKS / Sumber Kemenpora.go.id

Jakarta | Lintaskarawang.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI) resmi memperkuat sinergi pengembangan industri kepemudaan dan keolahragaan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (30/04/26).

Kerja sama yang berlaku selama empat tahun ini difokuskan pada integrasi data dan perencanaan kebutuhan industri olahraga nasional agar pertumbuhan sektor tersebut lebih terarah dan tepat sasaran.

Selain itu, kedua kementerian juga menargetkan percepatan peningkatan kualitas produk melalui standardisasi SNI hingga standar internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, penguatan kebijakan keberpihakan terhadap produk dalam negeri turut menjadi prioritas, terutama melalui peningkatan penggunaan produk ber TKDN dalam berbagai kegiatan olahraga, termasuk penyelenggaraan event nasional.

Plt Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora, Suyadi Pawiro, menegaskan bahwa kerja sama ini harus segera ditindaklanjuti secara konkret.

“Kami berharap usai penandatanganan ini, karena peta sudah jelas, langkah berikutnya bisa langsung berproses sesuai arahan Menpora,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya implementasi nyata dari kesepakatan tersebut agar tidak berhenti pada dokumen semata.

“Ini bagian dari komitmen bersama, kami ingin segera ada panduan yang bisa dijadikan pedoman bersama Kemenperin,” tambahnya.

Suyadi menilai potensi pasar olahraga nasional sangat besar, terutama dari kalangan generasi muda dengan berdasarkan data Populix Indonesia, delapan dari sepuluh anak muda aktif berolahraga, meski masih didominasi wilayah perkotaan.

“Ini menunjukkan peluang besar, mulai dari industri apparel hingga pemanfaatan stadion dan kawasan olahraga sebagai pusat pertumbuhan industri,” jelasnya.

Baca Juga:  Ketua Umum Jajaran Wartawan Nusantara Kecam Pernyataan Menteri Desa

Sementara itu, Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita, menyatakan kerja sama ini bertujuan memperkuat daya saing industri alat olahraga nasional, baik di pasar domestik maupun global.

“Pesan dari Menteri jelas, ini tidak boleh berhenti di tanda tangan, harus dilanjutkan dengan program kerja konkret untuk memberdayakan industri alat olahraga nasional,” ujarnya.

Reni mengungkapkan, industri manufaktur Indonesia saat ini masih menunjukkan kinerja resilien dan berada dalam fase ekspansi, termasuk sektor industri olahraga di tengah dinamika geopolitik global.

Dalam lima tahun terakhir, industri alat olahraga nasional mencatat surplus neraca perdagangan dengan pertumbuhan ekspor mencapai 5 persen pada 2025, serta telah menembus pasar utama seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan, dan Belanda.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan, terutama rendahnya penggunaan produk dalam negeri di sejumlah cabang olahraga dan masyarakat.

“Kita punya pasar domestik yang besar, termasuk di ASEAN, tantangannya adalah bagaimana produk dalam negeri bisa lebih banyak digunakan,” katanya.

Melalui kerja sama ini, Kemenperin akan mendorong pembinaan industri yang dimulai dari olahraga masyarakat, kemudian dikembangkan secara kolaboratif ke sektor olahraga prestasi.

“Harapannya, sinergi ini menjadi langkah konkret memperkuat industri olahraga nasional, meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global,” pungkas Reni.

Penulis: Wahid

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Banteng Jabar Juara Soekarno Cup 2026, Megawati Tutup Turnamen Nasional di Stadion GBT Surabaya
Dijanjikan Kerja di Turki, Malah Berujung di Irak: Dua PMI Asal Jabar Menanti Jalan Pulang
Resmi! Polres Karawang Naik Status Jadi Polresta, Kombes Mario Prahatinto Resmi Pimpin
Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Karawang Gelar Teatrikal “Suara Diponegoro” dan Renungan Malam
Warga Perum Karawang Jaya Gotong Royong Sambut HUT ke-81 RI, Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan Menggema
Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf
Di Harkopnas ke-79 Presiden Prabowo Euweuh Pangaruhna Pemerintah Tetap Fokus Jalankan Program Rakyat
Harkopnas Ke – 79 Karawang Mobilisasi 2.050 Anggota KDPMP Siap Wujudkan Koperasi Berdaya
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:39

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik

Jumat, 18 September 2026 - 13:09

Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 15:05

Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Selasa, 15 September 2026 - 04:35

Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru