Jakarta, Lintaskarawang.com – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh anggota Kabinet Merah Putih, pejabat Eselon I kementerian/lembaga, kepala badan pemerintah, hingga direktur utama BUMN di Istana Merdeka, pada Rabu (08/04/26).
Dalam pertemuan tertutup yang berlangsung selama beberapa jam itu, Presiden menyampaikan dua kebijakan strategis di tengah ketidakpastian global dan melonjaknya harga avtur dunia.
Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa arah pembangunan nasional harus tetap terjaga setelah lebih dari satu tahun menjalankan mandat sebagai kepala negara.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Maksud dan tujuan rapat kerja ini adalah kesempatan saya menyampaikan arahan-arahan, bisa dikatakan satu tahun lebih kita menjalankan mandat kita sebagai mandataris rakyat sejak Oktober 2024,” kata Presiden.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga aksesibilitas ibadah haji di tengah naiknya harga avtur global, beberapa keputusan penting disampaikan:
Biaya haji 2026 tidak naik, bahkan diturunkan sekitar Rp 2 juta, antrean haji dipangkas signifikan, dari yang sebelumnya dapat mencapai 48 tahun, kini maksimal hanya 26 tahun mulai 2026.
Pemerintah akan menanggung kenaikan biaya tiket pesawat akibat lonjakan harga avtur dunia yang mencapai Rp 1,77 triliun untuk 220 ribu jemaah.
Pemerintah juga berencana membangun kampung Haji Indonesia di Mekkah sebagai fasilitas layanan terpadu bagi jemaah.
Presiden menegaskan, langkah tersebut diambil untuk memastikan masyarakat tidak menanggung beban tambahan akibat kenaikan biaya penerbangan.
Selain isu haji, Presiden Prabowo menginstruksikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan evaluasi total terhadap seluruh Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang berada di, hutan lindung, hutan konservasi, taman nasional, kawasan hutan lainnya yang dilindungi regulasi IUP yang terbukti melanggar aturan akan dikembalikan kepada negara dan tidak boleh lagi beroperasi di kawasan yang dilindungi.
Menutup arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas kinerja 1,5 tahun terakhir.
“Alhamdulillah, pemerintah kita di mana saudara-saudara adalah bagian dari pemerintahan yang saya pimpin sudah 1,5 tahun, alhamdulillah kita dapat mengendalikan arah perkembangan, arah bernegara bangsa kita,” ujarnya.
Pertemuan tingkat tinggi di Istana Merdeka ini disebut sebagai konsolidasi pemerintah untuk memastikan stabilitas kebijakan nasional di tengah tekanan ekonomi global.(***)
Editor: Aan Ade Warino













Tinggalkan Balasan