Karawang | Lintaskarawang.com – Ketua Forum Aktivis Karawang, Nurdin Syam, menegaskan bahwa gerakan penolakan rakyat terhadap masuknya oligarki ke kampung-kampung semakin meluas. Menurut pria yang akrab disapa Mr. Kim itu, kehadiran kekuatan modal besar yang menguasai sektor perdagangan dan usaha rakyat dinilai dapat mengancam keberlangsungan usaha tradisional masyarakat kecil.
“Rakyat bergerak bersatu tidak bisa dikalahkan. Kami melihat sendiri bagaimana usaha kecil masyarakat mulai tergerus ketika oligarki bebas masuk tanpa memperhatikan nasib pedagang tradisional,” tegasnya kepada awak media, pada Jum’at (29/5/2026).
Forum Aktivis Karawang bersama sejumlah elemen masyarakat terus menyuarakan perlawanan terhadap kebijakan dan praktik ekonomi yang dianggap hanya menguntungkan segelintir kelompok besar. Berbagai dokumentasi dan aksi penolakan masyarakat di sejumlah wilayah disebut menjadi bukti bahwa keresahan rakyat semakin nyata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Mr. Kim, masyarakat tidak boleh tinggal diam ketika regulasi dinilai lebih berpihak kepada pemodal besar dibanding kepentingan rakyat kecil. Ia menilai, apabila oligarki dibiarkan bebas menguasai sektor ekonomi rakyat tanpa pengawasan yang berpihak kepada masyarakat, dampaknya akan dirasakan langsung oleh pelaku usaha tradisional, pedagang kecil, hingga masyarakat akar rumput.
“Diam tertindas atau bangkit melawan. Ketika rakyat dipinggirkan, maka rakyat akan bergerak untuk menggugat,” ujarnya.
Forum Aktivis Karawang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu menjaga kedaulatan ekonomi rakyat, memperkuat usaha tradisional, serta mengawal kebijakan pemerintah agar tidak merugikan masyarakat kecil.
Gerakan penolakan tersebut disebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan ekonomi kerakyatan agar kampung-kampung tetap hidup dengan usaha mandiri masyarakat dan tidak dikuasai kepentingan oligarki. (LK)













Tinggalkan Balasan