Jalan Baru Diperbaiki di Pasir Kaliki – Tegal Sawah, Sudah Berlubang Lagi: Proyek Asal Jadi?

- Penulis

Selasa, 19 Agustus 2025 - 04:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Kondisi jalan raya yang menghubungkan Pasir Kaliki dengan Desa Tegalsawah menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, jalan yang baru saja dibangun atau diperbaiki oleh Dinas PUPR Kabupaten Karawang itu kini sudah kembali berlubang meski belum genap satu bulan sejak selesai dikerjakan.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar soal kualitas pekerjaan proyek yang didanai dari uang rakyat tersebut. Alih-alih memberi kenyamanan bagi pengguna jalan, hasil perbaikan justru memperlihatkan indikasi asal jadi.

Kritik masyarakat semakin menguat lantaran papan informasi proyek yang sebelumnya berdiri di lokasi sudah tidak terlihat lagi. Hilangnya papan proyek itu membuat publik tidak tahu siapa pelaksana pekerjaan, berapa besar anggaran yang digunakan, serta berapa lama masa pengerjaannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Baru sebentar dicor, sekarang sudah mulai rusak lagi. Kalau begini caranya, jelas pemborosan anggaran. Kami sebagai warga kecewa berat,” ujar salah seorang pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya Selasa (19/8/2025).

Rusaknya jalan ini bukan hanya sekadar persoalan estetika atau kenyamanan, tetapi juga berpotensi membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas setiap hari. Lubang-lubang yang muncul mendadak bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga:  SDN Sampalan 1 Meriahkan HUT kemerdekaan RI Ke-78 Dengan Berbagai Perlombaan

Sejumlah warga menduga lemahnya pengawasan dari pihak terkait menjadi salah satu penyebab kualitas pekerjaan tidak maksimal.

Pihak Dinas PUPR Karawang diminta segera memberikan klarifikasi atas kondisi ini. Publik berhak tahu mengapa jalan baru diperbaiki sudah kembali rusak dalam hitungan minggu, serta siapa pihak kontraktor yang bertanggung jawab.

Kasus ini menjadi cermin buruknya manajemen proyek infrastruktur di daerah. Jika dibiarkan berulang, bukan hanya masyarakat yang dirugikan, tetapi juga wibawa pemerintah daerah yang dipertaruhkan.

Kini, masyarakat menunggu langkah tegas dari PUPR Karawang. Apakah perbaikan kembali akan dilakukan dengan standar yang benar, atau sekadar tambal sulam yang tak bertahan lama? Jawaban atas pertanyaan ini akan menentukan apakah anggaran publik benar-benar dikelola untuk kepentingan rakyat, atau hanya menjadi ajang bancakan proyek semata. (LK)

Berita Terkait

Proyek JUT Mekarjaya Jadi Perhatian, Warga Soroti Dugaan Ketebalan Base Course
Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh
Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa
Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Berita ini 376 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru