KARAWANG | Lintaskarawang.com – Kelompok Gerakan Masyarakat Karawang (GMMK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati dan Gedung DPRD Kabupaten Karawang, Senin (13/07/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tiga tuntutan utama yang dinilai penting untuk mendorong transparansi pemerintahan dan memperkuat akuntabilitas pejabat publik di Kabupaten Karawang.
Koordinator Lapangan Aksi, Danton, didampingi Ivan Vitoy dan Wardi, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan yang dinilai masih menyisakan persoalan transparansi birokrasi dan pelayanan publik.
“Kami membawa tiga tuntutan yang menurut kami menjadi kepentingan masyarakat Karawang, Ini adalah bentuk kontrol sosial agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan lebih transparan dan bersih,” ujar Danton dalam keterangannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun tiga tuntutan yang disampaikan GMMK meliputi:
1. Mendesak Pemerintah Kabupaten Karawang membuka transparansi anggaran secara menyeluruh dan akuntabel, khususnya pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang.
2. Merninta Bupati Karawang mencopot Kepala Dinas Perhubungan, Muhana, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Asip Suhendar, karena dinilai gagal menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
3. Menuntut pelaksanaan tes urine narkoba secara massal terhadap seluruh kepala dinas serta pimpinan DPRD Kabupaten Karawang. Hasil pemeriksaan diminta diumumkan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan kebersihan moral aparatur pemerintahan.
Dalam orasinya, massa aksi juga membentangkan poster bertuliskan “Tes Urine Narkoba Seluruh Pejabat dan Pimpinan DPRD Karawang” sebagai simbol tuntutan agar seluruh pejabat publik bersedia menjalani pemeriksaan secara terbuka demi meningkatkan kepercayaan masyarakat.
GMMK menegaskan aksi tidak akan berhenti dalam satu kali penyampaian aspirasi. Mereka menyatakan akan terus melakukan aksi lanjutan apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Karawang.
Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. GMMK juga mengimbau seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga ketertiban, menyampaikan aspirasi secara damai, serta menjaga kondusivitas wilayah selama kegiatan berlangsung.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Karawang maupun DPRD Kabupaten Karawang terkait tuntutan yang disampaikan oleh GMMK.(Wahid)













Tinggalkan Balasan