Karawang | Lintaskarawang.com – Surat pengunduran diri seorang Amil (P3N) Dusun Cibanteng I, Desa Mulyajaya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan setelah beredar sebuah rekaman percakapan suara (voice note) yang diduga melibatkan Kepala Desa Mulyajaya, Endang, dengan yang bersangkutan.
Dalam surat tertanggal 2 Juli 2026, Rustani menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Amil (P3N). Dalam surat tersebut, alasan yang dicantumkan adalah karena kesibukan pekerjaan pribadi sehingga tidak dapat lagi menjalankan tugasnya.
Namun, beredarnya voice note yang diklaim merupakan percakapan antara Kepala Desa Mulyajaya dan Rustani memunculkan dugaan adanya faktor lain di balik pengunduran diri tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rekaman yang beredar, Kepala Desa Mulyajaya terdengar mempertanyakan dukungan politik Rustani menjelang pemilihan kepala desa.
“Apakah masih mendukung saya untuk jadi lurah lagi? Saya minta kepastian,” demikian isi percakapan yang diklaim diucapkan oleh Kepala Desa.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Rustani terdengar menyampaikan bahwa untuk sementara memilih berpisah arah.
“Saat ini kita terpisah dulu. Walaupun belum ada pilihan lain, tapi saya ingin ada kepastian supaya tidak terus didesak dan tidak dituduh menjadi penghianat. Kalau memang harus mengundurkan diri, saya siap. Saat ini saya memilih berpisah dulu dengan Kepala Desa,” ujar suara yang disebut sebagai Rustani dalam rekaman tersebut.
Menanggapi pernyataan itu, suara yang diduga Kepala Desa kemudian menyampaikan bahwa dirinya tidak ingin memelihara “pasukan” yang memiliki arah politik berbeda.
“Nah, begitu saya lebih suka. Kalau beda arah saya tidak akan memelihara pasukan yang beda arah. Saya bertanya baik-baik dan saya tidak mau memecat. Kalau begitu, minta surat pengunduran diri ke Pak Qodih. Saya tidak mau memecat, tetapi saya juga tidak mau dalam satu kapal beda haluan,” demikian isi percakapan yang beredar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa Mulyajaya terkait keaslian voice note yang beredar maupun penjelasan mengenai dugaan keterkaitan percakapan tersebut dengan surat pengunduran diri Rustani.
Lintaskarawang.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Mulyajaya, Rustani, serta pihak-pihak terkait untuk memperoleh penjelasan dan memastikan konteks lengkap dari percakapan tersebut.
Apabila terbukti berkaitan, peristiwa ini berpotensi menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan keterkaitan antara posisi aparatur desa dengan pilihan atau dukungan politik menjelang kontestasi pemilihan kepala desa. Namun demikian, seluruh informasi tersebut masih memerlukan klarifikasi dan verifikasi dari para pihak terkait. (LK)












