Pemdes Warudoyong Selatan dan PJT II Gotong Royong Tanggapi Tanggui Jebol, Evaluasi Pengambilan Air Jadi Sorotan.

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Pemerintah Desa Warudoyong Selatan bersama Perum Jasa Tirta (PJT) II, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, serta para petani bergerak cepat melakukan penanganan terhadap tanggul yang jebol di wilayah KW 13, Desa Warudoyong Selatan, pada Kamis (19/06/2026).

Saat melakukan monitoring di lokasi, Ade Suherman yang akrab disapa Ade Golun Sebagai Bidang SPP Operasional Seksi Rengasdengklok wilayah II PJT II, menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa tersebut sekaligus menjadikannya sebagai bahan evaluasi bagi seluruh pihak.

“Pertama-tama saya memohon maaf atas terjadinya tanggul jebol ini. Ke depan, setiap pengambilan air, baik oleh masyarakat maupun pihak korporasi, harus dikoordinasikan dengan baik,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ade, berdasarkan informasi di lapangan, terdapat pengambilan air untuk kebutuhan pengairan areal persawahan seluas sekitar 16 hektare yang berada di belakang pabrik es. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang perlu dievaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

la menjelaskan, saat ini tim dari PJT II bersama pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, dan petani bergotong royong memperbaiki tanggul yang rusak agar aliran irigasi kembali normal.

Baca Juga:  Kekeringan Ancam Sawah di Kutawaluya, Petani Harap Pemerintah dan PJT II Cari Solusi

“Alhamdulillah hari ini tim kami dari PJT II bersama tokoh masyarakat, BPD, dan para petani akan bergotong royong, bersama-sama menangani tanggul ini. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terjadi lagi di kemudian hari,” katanya.

Ade juga menyoroti kondisi prasarana irigasi di wilayah utara Karawang, khususnya Saluran Induk Tarum Barat dan sejumlah saluran sekunder yang dinilai sudah tidak dalam kondisi baik. Selain sedimentasi, keberadaan bangunan liar di sekitar saluran irigasi juga menjadi tantangan yang harus segera dibenahi.

la menegaskan bahwa upaya menjaga infrastruktur irigasi tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Tidak bisa berjalan secara ego sektoral. Semua pihak harus berkolaborasi dan berkontribusi untuk menyukseskan swasembada pangan sehingga kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Karawang, dapat tercapai,” tegasnya.

Perbaikan tanggul diharapkan dapat segera diselesaikan sehingga pasokan air untuk lahan pertanian kembali normal dan aktivitas para petani tidak terganggu.

Penulis : Apih kasur

Berita Terkait

Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Lemah Duhur, Musholah Bocor hingga Irigasi Sawah Jadi Sorotan
Panglima Chaunk Resmi Pimpin HANKAM DPP GMPI, Dewa Sena Serahkan SK Secara Langsung
Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa
Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian
MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN
FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang
JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG
Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru