Karawang, Lintaskarawang.com Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Pipik Taufik Ismail, S.Sos., M.M., melaksanakan Reses I Tahun Sidang 2025–2026 di Dusun Sukajaya, Desa Sukajaya Utara, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Senin (24/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Sukajaya Utara Mamad Sunjana, Camat Cilebar, aparatur desa, Karang Taruna Lentera Jaya, tokoh masyarakat, serta warga Desa Sukajaya Utara dan Pusakajaya Utara
Dalam dialog bersama masyarakat, Kepala Desa Sukajaya Utara menyampaikan sejumlah aspirasi yang dinilai mendesak dan sudah lama belum terwujud. Di antaranya pembangunan jembatan di wilayah Betokmati yang bertahun-tahun belum terealisasi, serta perbaikan akses jalan dari Sungai Buntu yang terdampak abrasi pantai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa kondisi abrasi yang semakin parah berpotensi menimbulkan air rob yang dapat membahayakan pemukiman warga jika tidak segera ditangani.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Pipik Taufik memastikan dirinya siap membantu dan memperjuangkan semua usulan masyarakat pesisir, khususnya warga Desa Pusakajaya Utara.
“Segala keluhan dan kebutuhan masyarakat pesisir akan kami tindak lanjuti dan perjuangkan agar dapat segera direalisasikan,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian wilayah pesisir, terutama bagi warga yang berprofesi sebagai nelayan dan petambak. Menurutnya, keberlanjutan alam menjadi modal penting bagi kehidupan masyarakat pesisir di masa depan.
Selain infrastruktur besar, masyarakat juga menyampaikan sejumlah usulan lainnya, mulai dari perbaikan lapangan bola voli Karang Taruna Pusakajaya Utara hingga perbaikan jalan utama desa. Semua keluhan tersebut dicatat dan akan menjadi bahan pengawalan Pipik untuk ditindaklanjuti melalui pemerintah provinsi.
Reses ini menjadi momentum penting bagi warga Sukajaya Utara dan Pusakajaya Utara untuk menyampaikan langsung kebutuhan pembangunan, terutama di wilayah pesisir yang rawan abrasi dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
(Wahid)













Tinggalkan Balasan