Karawang | Lintaskarawang.com – Kegiatan normalisasi saluran di wilayah Kecamatan Batujaya terus berjalan guna mendukung kelancaran irigasi dan program swasembada pangan. Namun, di lapangan masih ditemukan sejumlah kendala yang menghambat pelaksanaan pekerjaan.
Hal tersebut disampaikan Ade Suherman yang akrab disapa Golun, dari SPP Operasional Seksi Rengasdengklok Wilayah II PJT II, melalui unggahan video di platform TikTok pada Jumat (29/5/2026).
Dalam laporannya dari lokasi normalisasi di Kali Apur, Desa Segaran, Kecamatan Batujaya, Ade Golun menyampaikan bahwa kondisi pekerjaan saat ini mulai kondusif. Meski demikian, masih terdapat persoalan utilitas berupa tiang dan kabel internet yang melintang di sepanjang saluran serta mengganggu aktivitas alat berat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah kondisi sekarang mulai kondusif, tetapi ada beberapa kendala di antaranya semrawutnya tiang-tiang Wi-Fi atau kabel-kabel internet yang menghambat pekerjaan. Kendala ini kami temui sejak kegiatan normalisasi di Kecamatan Rengasdengklok, Jayakerta hingga sekarang di Batujaya,” ujar Ade Golun dalam videonya.
Selain kabel internet, Ade Golun juga menyoroti keberadaan sejumlah tiang listrik yang posisinya berada di tengah saluran bahkan dalam kondisi miring. Menurutnya, hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pihak terkait untuk melakukan pemindahan utilitas tersebut.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Karawang bersama instansi terkait dapat segera mengambil langkah agar pekerjaan normalisasi dapat berjalan lebih efektif dan tidak terkendala oleh keberadaan utilitas di sepanjang saluran.
Ade Golun juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan normalisasi, mulai dari unsur Muspika, pemerintah desa, Tim Biru PUPR, PJT II, BBWS Citarum, hingga Karang Taruna yang turut aktif membantu di lapangan.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Semoga program ini terus berjalan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Karawang, khususnya dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan,” katanya.
Kegiatan normalisasi saluran ini merupakan bagian dari upaya peningkatan fungsi jaringan irigasi untuk mendukung produktivitas pertanian serta memperkuat program swasembada pangan di Kabupaten Karawang.
(LK)













Tinggalkan Balasan