Kasus Suap Proyek Bekasi, Ade Kuswara Kunang Klaim Tak Ada Aliran Dana ke Ono Surono

- Penulis

Jumat, 10 April 2026 - 07:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Lintaskarawang.com – Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang membantah adanya dugaan permintaan uang oleh politikus politikus PDIP dan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono.

Hal itu diungkap Ade Kuswara saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan lanjutan kasus dugaan suap ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Usai menjalani pemeriksaan, Ade membantah adanya dugaan permintaan uang oleh politikus politikus PDIP dan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ono Surono.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada, ini kan saya mengikuti prosedur, tahapan pertama, mudah mudahan seperti yang saya harapkan. Ini kan lagi proses mencari sesuatu hal yang memang dipertanyakan penyidik. Tapi insya allah tidak aliran ke ketua Ono,” katanya kepada wartawan, Rabu malam, 8 April 2026.

Ade juga menanggapi isu yang menyebut keterlibatan kader PDIP Jawa Barat lainnya.

Baca Juga:  Johanis Tanak Semprot Pejabat Pemda: “Kalau Gaji Tak Cukup, Mundur Saja!”

Ia menegaskan bahwa tidak ada keterkaitan dengan sosok yang disebut-sebut, termasuk Jejen Sayuti.

“Pak Jen tidak ada. Kalau memang mungkin dari area PDI Perjuangan juga dipanggil,” ucapnya.

Diketahui, dalam perkara ini, ada tiga orang yang ditetapkan tersangka oleh KPK. Yakni, Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Ayah Ade Kuswara, HM Kunang san pihak swasta, Sarjan.

Ade dan HM Kunang diduga menerima suap Rp 9,5 miliar. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut proyek itu rencananya digarap pada 2026.

Uang itu disebut sebagai uang muka untuk jaminan proyek. Ketiga sudah ditahan KPK.

“Total ijon yang diberikan oleh SRJ kepada ADK dan HMK mencapai Rp 9,5 miliar. Pemberian uang dilakukan dalam 4 kali penyerahan melalui para perantara,” kata Asep.

(LK)

Berita Terkait

Di Harkopnas ke-79 Presiden Prabowo Euweuh Pangaruhna Pemerintah Tetap Fokus Jalankan Program Rakyat
Harkopnas Ke – 79 Karawang Mobilisasi 2.050 Anggota KDPMP Siap Wujudkan Koperasi Berdaya
Wamensos Lepas Kontingen Garuda Baru, Indonesia Siap Berlaga di Street Child World Cup Meksiko
Kemenpora dan Kemenperin Teken PKS, Perkuat Industri Olahraga Nasional
Kunjungi SRMP 22 Sigi, Gus Ipul Cek Pemanfaatan Fasilitas Pendidikan
Kemensos dan UIN Datokarama Palu Teken MoU Penguatan Penanganan Kelompok Rentan
Usai Tutup Masa Jabatan, Anwar Usman Tersungkur di MK
LSM Laskar NKRI Napak Tilas di Monumen Kebulatan Tekad Rengasdengklok
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:48

Jembatan Karangjati Pedes Diusulkan Ditinggikan, Warga Harap Arus Irigasi Kembali Lancar

Minggu, 21 Juni 2026 - 12:49

Egy Bastyan Hermawan Nahkodai Forum Mitra Dapur Indonesia Emas, Prioritaskan Kepastian Hukum bagi Anggota

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:15

DPC PDI Perjuangan Karawang Gelar Haul Bung Karno dan Pendidikan Politik, Perkuat Konsolidasi Internal Partai

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:57

Jejak Kenangan “Asa Masa Depan”, SMP-IT Nurul Huda Batujaya Lepas 85 Siswa Kelas IX dengan Nuansa Penuh Haru

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:13

Video Keluhan Pengunjung Inul Vizta Karawang Ramai di TikTok, Muncul Komentar Pro dan Kontra

Minggu, 26 April 2026 - 08:03

Kolaborasi PT Inovasi Network Plus dan Lintas Corporate Group Dorong Transformasi Digital di Karawang

Kamis, 16 April 2026 - 15:20

Penyelundupan Tembakau Sintetis dalam Rokok ke Lapas Karawang Digagalkan 48 Batang Diamankan

Kamis, 16 April 2026 - 14:51

DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak

Berita Terbaru