Kemensos dan UIN Datokarama Palu Teken MoU Penguatan Penanganan Kelompok Rentan

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 14:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Sosial dan UIN Datokarama Palu yang ditandatangani langsung oleh Gus Ipul dan Rektor Lukman S. Thahir

Keterangan Poto: penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Sosial dan UIN Datokarama Palu yang ditandatangani langsung oleh Gus Ipul dan Rektor Lukman S. Thahir

Palu | Lintaskarawang.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan pentingnya transformasi tata kelola dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia, hal tersebut disampaikannya saat menyampaikan orasi ilmiah dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke 46 di UIN Datokarama Palu, Senin (20/04/26).

Dalam orasi bertajuk ‘Transformasi Tata Kelola Mempercepat Pengentasan Kemiskinan Menuju Indonesia Emas 2045’, Gus Ipul menekankan bahwa kemiskinan merupakan persoalan multidimensional yang tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan parsial.

“Apakah Indonesia bisa mencapai Indonesia Emas 2045 jika sebagian rakyatnya masih hidup dalam kemiskinan? Ini pertanyaan mendasar yang harus kita jawab bersama,” ujarnya di hadapan wisudawan dan sivitas akademika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan rendahnya pendapatan, tetapi juga mencakup keterbatasan akses terhadap pendidikan, lingkungan sosial, serta risiko kemiskinan antar-generasi atau poverty trap.

Menurutnya, berbagai program bantuan sosial selama ini masih cenderung menyasar gejala, belum menyentuh akar persoalan secara menyeluruh. Untuk itu, Gus Ipul memaparkan tiga pilar utama transformasi tata kelola.

Pertama, penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai fondasi kebijakan, sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025, guna memastikan intervensi yang lebih tepat sasaran.

Kedua, integrasi program dari hulu hingga hilir melalui pendekatan life cycle social protection, mulai dari bantuan sosial untuk mengurangi beban pengeluaran, pemberdayaan untuk meningkatkan pendapatan, hingga pencegahan kemiskinan melalui akses pendidikan, dan ketiga, penguatan kolaborasi multipihak.

“Dalam paradigma collaborative governance, negara tidak bisa bekerja sendiri, dunia usaha, masyarakat sipil, dan perguruan tinggi harus menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.

Baca Juga:  Aturan Komdigi Dinilai Membungkam Pers: Ini Pembredelan Digital!

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga menyoroti peran strategis perguruan tinggi sebagai pusat inovasi dan pengembangan solusi sosial. Ia mengajak para lulusan untuk menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

“Jika kemiskinan adalah rantai, maka pendidikan adalah kunci, hari ini saudara-saudara telah memegang kunci itu,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan sebagai fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045, termasuk melalui program Sekolah Rakyat sebagai instrumen mobilitas sosial.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Sosial dan UIN Datokarama Palu yang ditandatangani langsung oleh Gus Ipul dan Rektor Lukman S. Thahir.

Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan sinergi dalam penanganan kelompok rentan, termasuk eks narapidana terorisme (napiter), melalui pendekatan pemberdayaan dan pendampingan berbasis kebutuhan.

“Penanganan kelompok rentan harus komprehensif, selain pemberdayaan ekonomi, juga penting dilakukan proses destigmatisasi agar mereka dapat kembali diterima di masyarakat,” ujar Gus Ipul.

Kolaborasi ini juga akan diwujudkan melalui program KKN Terintegrasi atau KKN Berkelanjutan, di mana mahasiswa akan melakukan pendampingan di desa hingga tercapai kemandirian masyarakat.

Rektor UIN Datokarama Palu, Lukman S. Thahir, menyambut baik kerja sama tersebut dan menyebutnya sebagai momentum penting bagi kampus dalam memperluas peran sosial.

“Kita siap melaksanakan pendampingan, ada kurang lebih seratusan eks napiter di Sulawesi Tengah yang akan menjadi bagian dari program ini,” pungkasnya.

Sumber: Kemensos_RI

Penulis: Wahid

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Banteng Jabar Juara Soekarno Cup 2026, Megawati Tutup Turnamen Nasional di Stadion GBT Surabaya
Dijanjikan Kerja di Turki, Malah Berujung di Irak: Dua PMI Asal Jabar Menanti Jalan Pulang
Resmi! Polres Karawang Naik Status Jadi Polresta, Kombes Mario Prahatinto Resmi Pimpin
Refleksi 30 Tahun Kudatuli, DPC PDI Perjuangan Karawang Gelar Teatrikal “Suara Diponegoro” dan Renungan Malam
Warga Perum Karawang Jaya Gotong Royong Sambut HUT ke-81 RI, Semangat Nasionalisme dan Kebersamaan Menggema
Dewan Pers Tegur Ucapan yang Merendahkan Wartawan, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf
Di Harkopnas ke-79 Presiden Prabowo Euweuh Pangaruhna Pemerintah Tetap Fokus Jalankan Program Rakyat
Harkopnas Ke – 79 Karawang Mobilisasi 2.050 Anggota KDPMP Siap Wujudkan Koperasi Berdaya
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.

Selasa, 8 September 2026 - 07:01

Gebyar PATEN Majalaya Hadirkan Layanan Publik, Bantuan Sosial hingga Penyerahan Kunci Rutilahu

Selasa, 8 September 2026 - 06:58

Job Fair Gratis untuk Warga Desil 1–3, Bupati Aep Pangkas Biaya Pencari Kerja di Karawang

Selasa, 8 September 2026 - 06:55

Wakil Bupati Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Griya Kosambi Asri, Hadiah Anak untuk Orang Tua Jadi Amal Jariyah

Selasa, 8 September 2026 - 06:35

Bupati Karawang Bahas Percepatan Anggaran dan Persiapan Pilkades Serentak 67 Desa

Senin, 7 September 2026 - 10:50

Proyek Rehabilitasi SDN Sampalan 1 Karawang Disorot, Pekerja Diduga Abaikan APD dan Pengawasan Dipertanyakan

Minggu, 6 September 2026 - 14:27

Semarak Hari Jadi Karawang ke-393, 1.500 Peserta Ramaikan Fun Run 3,93K

Sabtu, 5 September 2026 - 15:22

RESCUE Berdampak & Karang Taruna Desa Situdam Gelar Aksi Bersih Sungai Cilamaya,Dalam Rangka Menyambut Milangkala Karawang ke-393  

Berita Terbaru