Viral Video Dugaan Aktivitas LGBT di Tempat Hiburan Malam Karawang Tuai Sorotan, Sekjen GMPI Minta Ada Langkah Pencegahan

- Penulis

Senin, 8 Juni 2026 - 07:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Rahadian SekJen DPP Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI)

Keterangan Foto: Rahadian SekJen DPP Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI)

Karawang | Lintaskarawang.com – Beredarnya video yang memperlihatkan sekelompok pria sedang berdansa diiringi alunan musik DJ di salah satu tempat hiburan malam di Kabupaten Karawang menuai beragam reaksi dari masyarakat.

Video yang beredar luas di media sosial tersebut memicu perbincangan publik dan menjadi sorotan sejumlah kalangan, salah satu tanggapan datang dari Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI), Rahadian yang akrab disapa A. Ian. Ia meminta seluruh elemen masyarakat, pemerintah, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai sosial dan moral di tengah masyarakat.

Menurut Ian, fenomena yang diduga berkaitan dengan perilaku LGBT tersebut tidak boleh dipandang sebagai persoalan sepele dan perlu mendapat perhatian serius melalui pendekatan edukasi serta pembinaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari berbagai bentuk perilaku yang dianggap menyimpang menurut norma agama dan budaya yang berlaku di masyarakat, jangan sampai hal ini berkembang tanpa adanya perhatian dari semua pihak,” ujar Ian kepada wartawan, Senin (08/06/26).

Ian juga menyoroti tingginya kasus HIV/AIDS yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Karawang, menurutnya peningkatan HIV/AIDS dikarawang di duga salah satu penyebabnya dari seks bebas yang dilakukan para kaum LGBT.

Baca Juga:  Meriahkan HUT RI, H. Karsim dari Fraksi PDIP Gelar Mancing Gratis di Kecamatan Rawamerta

“Persoalan HIV/AIDS harus menjadi perhatian bersama, karena itu diperlukan edukasi kesehatan, penguatan moral, dan langkah-langkah pencegahan yang melibatkan berbagai pihak agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar,” katanya.

Lebih lanjut, Ian menilai bahwa upaya pembinaan dan rehabilitasi sosial perlu dikedepankan terhadap individu yang dianggap memerlukan pendampingan, sehingga mereka dapat kembali beradaptasi dengan lingkungan sosial secara positif.

“Yang harus dikedepankan adalah pendekatan kemanusiaan, pembinaan, dan rehabilitasi sosial, tujuannya agar mereka mendapatkan pendampingan yang tepat dan tidak semakin terisolasi dari lingkungan masyarakat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola tempat hiburan malam yang disebut-sebut dalam video tersebut maupun dari instansi terkait mengenai lokasi dan kebenaran peristiwa yang viral di media sosial itu.

Masyarakat menanti klarifikasi dari pihak-pihak yang berwenang langkah apa yang akan diambil mengenai pencegahan dan pembinaan kepada mereka yang berperilaku dianggap menyimpang menurut norma agama dan budaya di Indonesia. (Aan/LK).

Berita Terkait

Lapangan Pos Merah Berwajah Baru, Ibu-Ibu Senam Grand Kedung Waringin Kompak Sampaikan Terima Kasih kepada Asep Supriadi
Perpisahan SDN Bolang I Dapat Restu Orang Tua, Acara Bernuansa Budaya Akan Digelar 22 Juni
Komitmen Jaga Lingkungan, Desa Kamojing Ikuti Lomba Bestari Alam Tingkat Kecamatan Cikampek
Pemdes Rengasdengklok Selatan Salurkan Bantuan Pangan kepada Warga, Masyarakat Sambut Antusias
Ketua DPAC PSN Tempuran Serahkan Tembusan SK Kepengurusan kepada Muspika, Perkuat Sinergi dengan Pemerintah dan Aparat
Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat
Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 09:27

Apakah Meremas Bisa Menghilangkan Stres? Ini Dia Jawabannya !

Kamis, 16 Oktober 2025 - 01:30

Musim Proyek, Pejabat Karawang Sulit Dihubungi: Saatnya Bupati Evaluasi Mental ASN yang Antikritik

Senin, 6 Oktober 2025 - 04:07

Kasus Keracunan Makanan MBG di Bandung Timbulkan Efek Domino, Program Terancam Mubazir

Kamis, 2 Oktober 2025 - 01:45

Ada Apa? Kerugian Negara Rp5,1 M, Mr KiM Ungkap Klu: “Tunggu Tanggal Mainnya!”

Jumat, 29 Agustus 2025 - 04:31

Kritik Adalah Vitamin, Pejabat Karawang Diminta Jangan Antikritik

Kamis, 3 April 2025 - 07:12

Asep Mahdum Rowi, SE: Gubernur atau YouTuber? Kepemimpinan Harus Fokus pada Solusi, Bukan Sensasi

Kamis, 16 Januari 2025 - 02:44

Membedah Bukti Pelanggaran RI 36 Milik Raffi Ahmad: Perspektif Ferry Irwandi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 11:48

Analisis Teguh Nurdiansyah: Antara Playing Victim dan Politik Kambing Hitam di Karawang

Berita Terbaru