KARAWANG | Lintaskarawang.com – Bakal Calon (Bacalon) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari Dusun 3 Cidampa, Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Diding Haryono menyatakan kesiapannya maju dalam pemilihan anggota BPD dengan membawa visi penguatan fungsi pengawasan, keterbukaan pemerintahan desa, serta peningkatan pelayanan terhadap aspirasi masyarakat.
Keputusan Diding untuk maju dilandasi keprihatinannya terhadap masih banyaknya aspirasi masyarakat yang dinilai belum tersalurkan secara optimal. Menurutnya, BPD harus mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat sekaligus memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada kepentingan warga.
“Motivasi saya maju karena masih banyak aspirasi masyarakat yang belum tersampaikan dengan baik. Saya ingin BPD benar-benar menjadi penyambung suara masyarakat, mulai dari RT, RW hingga seluruh lapisan masyarakat Desa Kutanegara,” ujar Diding Pada, Minggu (19/07/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain memperkuat fungsi penyaluran aspirasi, Diding juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD). Ia menilai masyarakat berhak mengetahui penggunaan anggaran desa agar setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebagai bentuk komitměřinya. Diding menyiapkan program ASIAP yang merupakan singkatan dari Aspirasi, Sosialisasi, Implementasi, Apresiasi, dan Prestasi. Program tersebut dirancang untuk membangun komunikasi yang lebih efektif antara masyarakat dengan BPD, sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Tak hanya itu, ia juga berencana menghadirkan layanan digital berupa aplikasi atau tautan khusus sebagai media penyampaian aspirasi dan pengaduan masyarakat. Melalui sistem tersebut, warga diharapkan dapat menyampaikan keluhan maupun usulan kapan saja tanpa harus menunggu forum musyawarah.
“Di era digital seperti sekarang, penyampaian informasi harus lebih cepat. Karena itu saya ingin menyiapkan aplikasi atau link aspirasi masyarakat agar setiap keluhan bisa segera diterima dan ditindaklanjuti,” katanya.
Dalam visi pembangunan desa, Diding juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda. Menurutnya, pemuda memiliki potensi besar sebagai mitra pengawasan sekaligus motor penggerak pembangunan desa melalui ide-ide kreatif dan partisipasi aktif di tengah masyarakat.
la menambahkan, apabila dipercaya menjadi anggota BPD, dirinya akan menjalankan tiga fungsi utama BPD, yakni fungsi legislasi, pengawasan, dan penyaluran aspirasi secara profesional serta terbuka. Diding juga menyebut pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu fokus utama yang akan diperjuangkannya.
Dukungan terhadap pencalonan Diding turut disampaikan oleh tokoh masyarakat Kalisempu, Dusun Cidampa 2, Desa Kutanegara, Suradi. Menurutnya, sosok Diding dikenal cepat tanggap dan dinilai memiliki kemampuan untuk menjembatani berbagai aspirasi masyarakat.
“Harapan masyarakat tentu bisa bekerja sama dengan warga dan mampu menjembatani setiap aspirasi. Menurut saya, Pak Diding pribadi yang cepat tanggap dan layak menjadi anggota BPD Desa Kutanegara,” ujar Suradi
la juga berharap, apabila terpilih nanti, Diding aktif turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat dan memperkuat koordinasi dengan para Ketua RT dan RW. Suradi mengungkapkan, persoalan utama yang masih dirasakan warga saat ini adalah ketersediaan air bersih saat musim kemarau.
“Kalau jalan sudah cukup baik, listrik juga sudah masuk PLN. Yang masih menjadi persoalan adalah air ketika musim kemarau. Mudah-mudahan jika nanti terpilih, persoalan air bisa menjadi prioritas untuk diperjuangkan dan direalisasikan,” pungkasnya.
Penulis : Wahid













Tinggalkan Balasan