Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Polres Karawang mendatangi lokasi penemuan mayat di sebuah kobak di Dusun pasar Desa Kampungsawah Kec.Jayakerta Kab.Karawang, Minggu (19/07/2026)

Mayat pertama kali ditemukan oleh Suwiryo (52) warga setempat yang saat itu sedang melintas. Selanjutnya saksi melaporkan penemuan tersebut ke perangkat desa yang diteruskan ke Polsek Rengasdengklok

Menerima laporan dari warga. petugas piket unit reskrim Polsek Rengasdengklok Aiptu Hendra Yusuf didampingi petugas piket unit samapta Bripka Arif Utomo dan Brigpol Firgiawan langsung menuju TKP untuk melakukan olah TKP.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari hasil identifikasi awal, mayat diketahui bernam Warkaya jenis kelamin Laki-laki berumur sekitar 39 tahun warga dusun krajan Rt.007/002 Desa Medang asem Kec.Jayakerta

Kapolres Karawang Polda Jabar AKBP. Fiki N Ardiansyah. Melalui Kapolsek Rengasdengklok Kompol Edi Karyadi S.H mengatakan. Hasil dari penyelidikan petugas korban diduga tersengat aliran listrik dari alat stroom ikan yang dibawa korban.

Baca Juga:  CCTV Dicuri Maling, Bos Alvin Mengaku Sudah Berkali-kali Kehilangan Barang di Empang Karyasari

“Diduga korban ini sedang mencari ikan menggunakan alat stroom. Sehingga korban tersengat aliran listrik dari alat stroom yang di bawa korban,” ujar Kapolsek

Menurut Kapolsek, saat ini jenazah telah dievakuasi pihak keluarga ke rumah duka untuk dimakamkan

“Pihak keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah. sehingga pihak keluarga menolah untuk dilakukan visum ,” jelasnya

Di TKP, petugas mengamankan barang bukti berupa alat stroom ikan dan Polisi juga meminta meminta keterangan dari beberapa saksi.

Kapolsek mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati dalam menggunakan alat pencari ikan terutama yang menggunakan aliran listrik.

Penulis : Wahid

Berita Terkait

SETAHUN BERLALU, MASALAH DI SAMPALAN KEMBALI MENCuat: Septic Tank di Bahu Jalan Jadi Sorotan Proyek Pelebaran
Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian
Polsek Rengasdengklok Bergerak Cepat Tangani Kasus Bocah Tenggelam di Saluran Irigasi Desa Dewisari
Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja
Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP
Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 03:18

Ahmad Basuni Nomor Urut 1, Ahmad Jaenudin Nomor 2 dalam Pilkades Sampalan Kutawaluya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Berita Terbaru