Bayi Lahir dengan Cyclopia: Peristiwa Langka di RSUD Sekayu Muba Memunculkan Heboh Warga Net

- Penulis

Senin, 8 April 2024 - 21:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok-istimewa Fwji Bekasi

Dok-istimewa Fwji Bekasi

MUBA, Lintaskarawang.com -Warga Net dibuat heboh dengan Viraalnya rekaman video amatir yang menampilkan *”Seorang bayi berjenis kelamin LAKi-LAKi yang dilahirkan bermata Satu”* di RSUD Sekayu Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan pada Selasa 2 April 2024, lalu.

Peristiwa langka itu diketahui terjadi karena sang bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut mengalami kelainan _*Kongenital atau Cyclopia.*_ Selain itu, berdasarkan informasi yang dihimpun FWJ BEKASi bayi tersebut proses kelahirannya secara Caesar. Namun, bayi langka tersebut dikabarkan telah meninggal dunia, pasien merupakan warga rujukan dari luar Kabupaten Muba.

Saat dihubungi via sambungan telepon call center Humas RSUD Sekayu, *Dwi Marsilviah* membenarkan terkait adanya bayi yang lahir di RSUD Sekayu dengan kondisi bermata satu. _”Ya, terkait permintaan informasi publik yang menanyakan kebenaran informasi kelahiran bayi bermata satu tersebut, kami dari pihak RSUD Sekayu membenarkan bahwa kejadian bayi lahir yang telah mengalami kelainan kongenital itu memang ada,” ujar Sylvia._

*Bayi lahir dengan satu mata juga pernah terjadi enam (6) tahun lalu,* tepatnya _pada tahun 2018._ Saat itu, seorang bayi berjenis perempuan bermata satu dilahirkan membuat publik heboh, bedanya bayi tersebut lahir di _Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara._ Parahnya, waktu itu selain lahir bermata satu, bayi perempuan tersebut juga tidak memiliki hidung. Dan bayi perempuan bermata satu itu lahir melalui proses operasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panayabung sekitar pukul 15.25 WiB pada, Kamis (13/9/2018), silam. (Red) dok-istimewa@adpti.Z_

Berita Terkait

Polsek Rengasdengklok Bergerak Cepat Tangani Kasus Bocah Tenggelam di Saluran Irigasi Desa Dewisari
Tawuran Pelajar di Klari Kembali Makan Korban, Lima Jari Siswa Putus Jadi Alarm Darurat Kekerasan Remaja
Selidiki Penyebab Kematian, Unit Reskrim Polsek Rengasdengklok Olah TKP Penemuan Mayat di Desa Kampung sawah
Kebakaran Hebat Hanguskan Belasan Lapak Palet di Jalur Pantura Waringinjaya, Lalu Lintas Lumpuh Total
Viral Dugaan Pesta Sesama Jenis, Holywings Karawang Ditutup Sementara oleh Satpol PP
Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Berita ini 10 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru