Karawang | Lintaskarawang.com – Warga Kampung Cibuntu, Desa Waringinjaya, Kecamatan Kedungwaringin, menggelar tradisi Babarit atau Sedekah Bumi pada Rabu (24/06/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diperoleh melalui berbagai mata pencaharian, seperti bertani, berdagang, bekerja sebagai karyawan, maupun buruh.
Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini diikuti oleh warga setempat dengan membawa berbagai makanan untuk didoakan dan dinikmati bersama. Selain menjadi ungkapan syukur, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Salah satu sesepuh masyarakat, Bapak Rojana, mengatakan bahwa Sedekah Bumi memiliki makna mendalam sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Barang siapa yang mau bersedekah dan bersyukur, maka nikmatnya akan ditambah. Karena ibadah yang paling baik adalah memberi sedekah makanan, yang memberi bahagia dan yang diberi juga bahagia,” ujar Rojana.
Menurutnya, tradisi Babarit tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga mengandung nilai sosial yang mampu memperkuat kebersamaan masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap tradisi tersebut tetap dilestarikan oleh generasi mendatang.
“Saya berharap tradisi Sedekah Bumi ini jangan sampai punah dan tetap terjaga sebagai warisan budaya serta wujud rasa syukur masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Warga berharap tradisi Sedekah Bumi dapat terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sebagai bentuk syukur atas limpahan rezeki dan keberkahan yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa. (Iwan)













Tinggalkan Balasan