Kongres II GMPI Digelar, Momentum Konsolidasi dan Transformasi Organisasi Menuju Lima Tahun Berikutnya

- Penulis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Ketua umum bersama jajaran

Foto bersama Ketua umum bersama jajaran

Karawang | Lintaskarawang.com – Ormas Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) menggelar Kongres II sekaligus memperingati Anniversary ke-5 organisasi pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum DPP GMPI H.M. Dewasena, Dewan Pendiri GMPI Pipik Taufik Ismail atau yang akrab disapa Kang Pipik, Direktur LBH GMPI, serta jajaran DPW, DPD, dan DPC GMPI dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kongres II GMPI mengusung tema “Berdiri Teguh dan Terus Bertumbuh.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rangkaian kegiatan kongres berlangsung di Brits Hotel. Sementara agenda Anniversary ke-5 GMPI dijadwalkan menjadi agenda utama yang dilaksanakan pada hari yang sama di kawasan Karangpawitan 2, Karawang.

Dalam kesempatan tersebut, Dewan Pendiri GMPI Pipik Taufik Ismail mengenang perjalanan panjang organisasi sejak awal berdiri. Menurutnya, perjalanan GMPI selama lima tahun tidak terlepas dari berbagai dinamika, mulai dari penyelesaian persoalan di lapangan hingga menghadapi perkara hukum.

Kang Pipik juga mengungkapkan bagaimana Ketua Umum DPP GMPI selama ini bekerja di balik layar dalam memikirkan berbagai langkah untuk menyelesaikan persoalan sekaligus menjaga nama baik organisasi.

Ia menilai perjalanan lima tahun GMPI menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi dan menentukan arah organisasi ke depan.

“Dalam Kongres II ini, kita mau dibawa ke mana? Artinya, kita membutuhkan kesiapan, mulai dari Sekjen dan seluruh perangkat organisasi,” ujarnya.

Menurutnya, GMPI harus mulai meninggalkan pola pikir lama yang hanya mengedepankan kekuatan fisik dalam menghadapi persoalan. Organisasi, kata dia, harus mampu bertransformasi menjadi kekuatan masyarakat yang mengedepankan kemampuan berpikir, kolaborasi, dan ekspansi organisasi.

“Kita merubah yang dulu kita hanya berpikir dengan adu fisik. Saat ini kita harus berpikir bagaimana bisa berkolaborasi dan melakukan ekspansi,” katanya.

Ia juga menitipkan pesan agar Kongres II tidak hanya menjadi forum pergantian atau penguatan struktur organisasi, tetapi menjadi ruang untuk menyatukan kembali kepentingan seluruh keluarga besar GMPI.

“Di kongres ini saya titip, kita duduk kembali. Di balik kepentingan itu, bagaimana ormas GMPI bisa menentukan sikap ke depannya. Kita harus upgrade diri kita,” tegasnya.

Kang Pipik menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan keilmuan seluruh kader. Menurutnya, apabila ke depan GMPI dibutuhkan untuk menganalisis maupun mengoreksi kebijakan pemerintah, maka organisasi harus terlebih dahulu memiliki sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai.

Baca Juga:  Kontroversi di UNSIKA, Dosen Terlibat Cekcok, Desakan Pecat Meningkat

“Kalau diperlukan kita menganalisa dan mengoreksi pemerintah, tetapi upgrade dulu kemampuan kita, keilmuan kita. Selanjutnya, pendidikan politik juga menjadi bagian dari tanggung jawab saya,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP GMPI H.M. Dewasena dalam sambutannya menyoroti perjalanan organisasi selama lima tahun yang diwarnai berbagai karakter, perbedaan pandangan, serta dinamika internal.

Ia mengaku selalu memandang keberagaman karakter dalam tubuh GMPI sebagai sesuatu yang harus disikapi dengan saling mengisi.

“Saya sebagai ketua umum selalu melihat dan memandang bahwa banyak berbagai karakter, namun kita saling mengisi,” ungkapnya.

Menurut H. Dewasena, mempertahankan organisasi selama lima tahun bukanlah perkara mudah. Justru, kemampuan mempertahankan keluarga besar GMPI di tengah berbagai konflik dan perbedaan menjadi salah satu ukuran kedewasaan organisasi.

“Melampaui waktu yang begitu panjang, artinya saya bukan bosan melihat saudara. Salah satu pencapaian dan kesuksesan organisasi adalah mempertahankan keluarga. Apabila ada konflik, itu merupakan langkah kedewasaan,” katanya.

Ia mengaku bangga karena di tengah berbagai dinamika dan konflik internal, keluarga besar GMPI masih mampu mempertahankan kebersamaan.

“Intinya saya sangat bangga. Di balik adanya konflik keluarga, intinya kita semakin keren, semakin kuat dalam mempertahankan keluarga kita ini. Itu yang termahal di rumah GMPI ini,” ujarnya.

H. Dewasena juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran GMPI yang tetap bertahan dan menjaga organisasi hingga memasuki usia lima tahun.

“Saya sangat menghargai semua itu dan bersyukur kita sudah lima tahun. Semoga kita semakin dewasa. Dan saya bersyukur saat ini kita masih di GMPI, karena yang sulit adalah mempertahankan. Berada di GMPI merupakan nilai yang istimewa,” tuturnya.

Ia berharap rasa persaudaraan dan kebersamaan tersebut dapat terus dipertahankan hingga seluruh anggota GMPI memasuki usia tua.

“Semoga kita bisa mempertahankan sampai di hari tua,” pungkasnya.

Kongres II GMPI diharapkan menjadi momentum konsolidasi sekaligus transformasi organisasi, dari semangat militansi yang selama ini menjadi identitas GMPI menuju organisasi yang semakin matang, berpengetahuan, mampu berkolaborasi, serta memiliki sikap yang jelas dalam merespons berbagai persoalan sosial dan kebijakan publik.

Setia Bersaudara Sampai Urat Nadi. Berdiri Teguh dan Terus Bertumbuh.

Berita Terkait

Bina Sandra Tantang Peta Politik Cikampek Timur, Ratusan Pendukung Antar Daftar Pilkades
Temuan Fragmen Batu Bata Kuno di Lemahduhur Dilaporkan, Diduga Berkaitan dengan Cagar Budaya
Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan, Diantar Relawan dari Berbagai Dusun
14 Tahun Menjadi Sekdes, Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan: Mengabdi dengan Hati untuk Desa
GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker
Kabid SDA PUPR Karawang Sulit Dihubungi, Layakkah Disebut Pelayan Publik?
Ribuan Warga Waringinjaya Meriahkan HUT RI ke-81, GRC 1 & 2 Gelar Karnaval hingga Gerak Jalan Santai
Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:23

Ada Apa di Hulu Cilamaya? H. Jalal Turun ke Situdam, Pengawasan Limbah Dipertanyakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:07

Diiringi Ratusan Pendukung, Asep Supriadi Alias Penser Raih Nomor Urut 3 Pilkades Waringinjaya Kedungwaringin

Minggu, 6 September 2026 - 07:22

Reuni Karyawan PT Farel Internusa Pratama Digelar di Kalimati Amansari, Pererat Silaturahmi Lewat Makan Bersama

Sabtu, 5 September 2026 - 06:55

Korupsi KPR Fiktif PT BAS Rp237 Miliar, Wakil Ketua Bidang Advokasi PDIP Karawang Desak Kejari Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum BTN

Rabu, 2 September 2026 - 04:48

Ratiban Rutin di Kediaman Marjono, Ratusan Warga Sumber urip Padati Doa Bersama Setiap Selasa Malam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:26

Mr. Kim: Coffee Morning Kodim 0604 Karawang Jadi Sejarah Baru Sinergi TNI dengan Ormas dan LSM

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Berita Terbaru