Berhembus Fitnah H Aep Berikan Privilege Pada Beberapa Pengusaha Kontruksi, Andri Katakan Itu Tidak Benar

- Penulis

Selasa, 22 Oktober 2024 - 17:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andri Kurniawan

Andri Kurniawan

Karawang, Lintaskarawang.com – Tahun politik idealnya menjadi momentum pesta demokrasi yang diharapkan masyarakat secara menyeluruh. Namun, sayangnya, momen ini sering kali dimanfaatkan untuk menyebarkan hoax hingga fitnah yang membawa kemudharatan.

Andri Kurniawan, seorang pemerhati politik, mengungkapkan keprihatinannya terkait fenomena tersebut. “Dalam kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang kali ini, penyebaran informasi hoax yang mengarah pada fitnah semakin meningkat,” ujar Andri pada Rabu (23/10/2024).

“Saya berani menyimpulkan bahwa ini adalah hoax, mulai dari beredarnya video editan dari tayangan YouTube Dedi Mulyadi yang berisi kritikan terhadap Bupati Karawang. Setelah itu, muncul isu yang mencemarkan nama baik H. Aep, Bupati Karawang yang sedang cuti untuk kampanye Pilkada, tanpa dasar yang jelas,” sesalnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Andri menambahkan, “Tuduhan bahwa H. Aep disebut sebagai ‘kapal keruk’ sengaja dihembuskan untuk menjatuhkan elektabilitas beliau yang sedang meroket. Isu tersebut mengarah pada tudingan bahwa H. Aep mengatur seluruh proyek yang dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kepada penyedia jasa tertentu, yang merupakan fitnah sangat keji.”

H.Aep Syaepuloh
Dok. Istimewa Poto H.Aep Syaepuloh

“Padahal, seperti yang kita ketahui bersama, seluruh kegiatan proyek saat ini menggunakan sistem mini kompetisi melalui E-Purchasing atau E-Katalog. Bahkan, proyek besar sudah melalui tender Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Bagian Barang dan Jasa (Barjas), yang sangat sulit diintervensi,” tegas Andri.

Baca Juga:  Banner H. Aep-Maslani Ditutupi Stiker Ajam-Gina: Relawan Anggap Provokasi

Andri juga menjelaskan bahwa dalam mini kompetisi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak akan mempertaruhkan integritasnya untuk kepentingan yang dapat merugikan diri sendiri.

“Selama hampir setahun H. Aep menjabat sebagai Bupati Karawang, justru saya melihat sistem pengadaan semakin kompetitif. Artinya, siapa pun kontraktor atau penyedia jasa memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan proyek APBD di Karawang,” ungkapnya.

Andri kembali menekankan bahwa Kelompok Kerja (Pokja) Barjas dan kalangan PPK bekerja secara normatif dan sesuai aturan. “Landasan aturan, ketertiban administrasi, hingga rekam jejak perusahaan calon penyedia jasa benar-benar menjadi acuan utama,” jelasnya.

“Jika ada yang mengklaim mendapatkan privilege dari Bupati, saya pastikan itu bohong. Siapa saja bisa mengaku, namun hingga saat ini tidak ada bukti bahwa H. Aep melakukan hal tersebut,” pungkas Andri. (Red)

Berita Terkait

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029
Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar
Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan
GMN DPD Karawang Gelar Kopdar Perdana, Tegaskan Dukungan untuk PSI dan Komitmen Bersama Jokowi
KPU Karawang dan PAN Bahas Pemutakhiran Data Parpol serta Penataan Dapil
Endang Marta Nyatakan Kesiapan Maju di Pilkades Cengkong
Figur Baru Ramaikan Pilkades Cengkong 2026, Gunawan Usung Transparansi dan Perubahan
Berita ini 3 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:38

Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 11 Mei 2026 - 04:12

KDM Hadiri Pelantikan PAN se-Jawa Barat, Zulhas Targetkan Tiga Besar pada Pemilu 2029

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:13

Jalal Abdul Nasir Buka Program Bantuan Listrik Gratis, Warga Karawang Mulai Bisa Daftar

Selasa, 5 Mei 2026 - 04:10

HUT ke-58, H. Tulus Widodo Tebar Kepedulian untuk Ribuan Warga dan Anak Yatim di Karawang

Senin, 4 Mei 2026 - 15:05

Bawaslu Sambangi DPC PDI Perjuangan Karawang, Konsolidasi Kepartaian Mulai Dipanaskan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:51

Aksi May Day di Karawang Memanas, Massa Bakar Ban dan Aksi di Pemda

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:17

Hak Jawab Yayasan Pangan Lestari Nusantara: Dapur SPPG Kemiri Belum Beroperasi, Peluang UMKM Tetap Terbuka

Berita Terbaru