Tidak Ada Kenaikan Pajak di Karawang, Bupati Aep Tegaskan Isu yang Beredar Tidak Benar

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 05:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., menegaskan bahwa tidak ada kenaikan pajak apapun bagi masyarakat, baik Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) maupun pajak industri. Pernyataan tegas ini disampaikan untuk meluruskan isu yang sempat beredar luas di tengah masyarakat terkait adanya kabar kenaikan pajak hingga ratusan persen.

“Semua tidak ada kenaikan, perlu saya sampaikan. Makanya saya juga bingung kenapa muncul isu seperti ini,” ujar Bupati Aep usai menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dirangkaikan dengan apel pagi di Plaza Pemkab Karawang, Senin (3/11/2025).

Menurut Bupati Aep, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan segera menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebagai langkah klarifikasi dan edukasi publik. Dalam forum tersebut, masyarakat dan pihak industri akan dijelaskan secara resmi bahwa tidak ada kebijakan kenaikan pajak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bapenda akan adakan FGD bulan ini. Nanti masyarakat dan perusahaan akan dijelaskan secara resmi. Jadi tidak benar kalau ada kenaikan PBB, boro-boro sampai 600 persen, 10 persen pun tidak naik,” tegasnya.

Bupati Aep menambahkan, di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih sulit, Pemkab Karawang berkomitmen untuk tidak menambah beban warga dengan kebijakan yang tidak populis seperti menaikkan pajak. Sebaliknya, pihaknya akan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah dari sektor lain yang lebih produktif dan adil.

Baca Juga:  Kunjungan Plt. Bupati Karawang ke RSUD Karawang

“Potensi pendapatan daerah itu bukan hanya dari pajak. Ada juga dari retribusi parkir, pajak reklame, air bawah tanah, dan lainnya. Jadi tidak semua dibebankan ke Bapenda,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Aep menjelaskan bahwa dirinya telah mengambil langkah efisiensi di lingkungan pemerintah daerah dengan melakukan penggabungan (merger) sejumlah dinas dan bagian. Langkah tersebut bertujuan untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

“Saya sudah komitmen, bahkan ada beberapa dinas yang saya gabung. Ada bagian di kecamatan yang saya kurangi jumlahnya supaya lebih efisien,” jelasnya.

Menanggapi isu kenaikan pajak yang sempat menimbulkan keresahan masyarakat, Bupati Aep mengaku belum mengetahui pihak yang pertama kali menyebarkan kabar tersebut. Namun ia telah memerintahkan Bapenda untuk segera memberikan klarifikasi resmi agar masyarakat tidak termakan isu yang menyesatkan.

“Saya juga tidak tahu siapa yang memainkan isu ini. Tapi saya sudah minta Bapenda segera sampaikan secara resmi ke masyarakat. Karena kami berkomitmen untuk tetap berpihak kepada rakyat,” pungkasnya. (LK)

Berita Terkait

Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta
Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo
Bayar PBB-P2 Kini Lebih Mudah, Warga Karawang Tak Perlu Antre Lagi
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Dugaan Honor Aparatur Lingkungan Belum Dibayar, Pemerintahan Desa Mulyajaya Jadi Sorotan
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang
Lapas Warungkiara Gelar Ikrar Bersih HP Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Tegaskan Komitmen Integritas
Berita ini 114 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:58

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:11

Ketua Forum Aktivis Karawang Mr. Kim: Rakyat Bersatu Tolak Oligarki Masuk Kampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:16

Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:57

Barang Sudah Turun, Plang Belum Ada: Dugaan Minimarket di Kalijaya Dinilai “Ngebut” Meski Ditolak Warga

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:23

Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande

Senin, 18 Mei 2026 - 12:42

Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang

Senin, 18 Mei 2026 - 12:17

Diduga Abaikan Kepatuhan Perizinan, PT. Raja Jeva Nisi Disorot Keras: Bangun Gudang Baru Tanpa PBG dan Belum Kantongi SLF

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:20

Merasa Dirugikan, Konsumen Kartika Residence Gandeng LBH Lintas Buana Nusantara untuk Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru