KARAWANG | Lintaskarawang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menggelar apel pagi rutin yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, H. Asep Aang Rahmatullah, di lingkungan Kantor Bupati Karawang, Senin (20/07/2026). Dalam arahannya, Sekda mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tetap menjaga disiplin dan etos kerja meski baru saja mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026.
Sekda menyampaikan apresiasi kepada jajaran Asisten Administrasi dan Umum yang dinilai sukses mengawal pelaksanaan apel pagi di dua lokasi, yakni Pemda 2 dan Lingkup Kantor Bupati. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap nobar tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan tanggung jawab sebagai pelayan publik.
“Apel pagi adalah bentuk tanggung jawab. Euforia nonton bareng final Piala Dunia semalam sama sekali tidak boleh dijadikan alasan untuk melalaikan kewajiban hari ini,” tegas Asep Aang Rahmatullah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan itu, Pemkab Karawang juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026 yang resmi ditutup oleh Bupati Karawang pada malam sebelumnya.
Selain menjadi ajang kebersamaan masyarakat, kegiatan nobar tersebut juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selama 19 hari pelaksanaan, sejak 27 Juni hingga 19 Juli 2026, bazar UMKM mencatat total omzet sebesar Rp1.199.906.430 atau hampir mencapai Rp1,2 miliar.
Sekda menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, termasuk dukungan penuh ASN Karawang yang turut mendorong geliat ekonomi lokal melalui kegiatan tersebut.
Mengambil pelajaran dari kemenangan Spanyol sebagai Juara Piala Dunia 2026, Sekda mengajak seluruh ASN menjadikan semangat kerja sama dan konsistensi sebagai modal dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa kegagalan mencapai target bukanlah akhir, melainkan keberhasilan yang masih tertunda.
Untuk itu, seluruh ASN diminta memperkuat empat aspek penting dalam budaya kerja, yaitu kerja sama, pembagian peran, kemampuan teknis strategis, dan mental kerja agar mampu menghadapi tantangan pembangunan daerah.
Menjelang memasuki Triwulan III, Sekda juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk menghindari penumpukan serapan anggaran di akhir tahun. Para asisten diminta segera melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap program kerja agar pelaksanaan kegiatan berjalan lebih efektif.
Di sektor pendapatan daerah, Sekda mengungkapkan bahwa realisasi pendapatan Kabupaten Karawang hingga saat ini baru mencapai 48 persen, sehingga diperlukan percepatan kinerja seluruh perangkat daerah guna mencapai target yang telah ditetapkan pada tahun anggaran 2026.
Penulis : Wahid













Tinggalkan Balasan