Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

- Penulis

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Pelaksanaan proyek peningkatan jalan lingkungan di Dusun Kaumjaya RT 15/RW 004, Desa Puseurjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya permintaan uang koordinasi kepada pihak pelaksana proyek oleh seseorang yang disebut sebagai oknum kepala dusun (Kadus).

Informasi tersebut disampaikan oleh pihak pelaksana pekerjaan yang mengaku dimintai uang sebelum proyek peningkatan jalan dimulai. Dugaan itu mencuat setelah proses koordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Bonet, selaku mandor lapangan, mengungkapkan bahwa sebelum pekerjaan dilaksanakan pihaknya terlebih dahulu meminta izin dan berkoordinasi dengan pemerintah desa. Namun, dalam proses itu muncul permintaan uang koordinasi dengan nominal yang dinilai tidak wajar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelum melaksanakan kegiatan peningkatan jalan lingkungan, tentunya kami harus izin dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Tetapi ada hal yang di luar nalar, ketika seseorang yang diduga Kadus mengajukan permintaan uang Ancol koordinasi dengan jumlah yang sangat besar,” ujar Bonet.

Keterangan serupa disampaikan Uston, pelaksana proyek. Ia menyebut informasi yang diterimanya menyebutkan permintaan awal mencapai Rp7,5 juta untuk setiap titik pekerjaan. Karena proyek dikerjakan di dua titik, total uang yang diminta disebut mencapai Rp15 juta.

Menurut Uston, persoalan tersebut sempat dikhawatirkan menghambat pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Ia menilai keterlambatan pekerjaan dapat memengaruhi kualitas material hot mix yang memiliki batas suhu tertentu saat proses penghamparan.

Baca Juga:  Koordinasi Lintas Sektor, Pemkab Karawang Gencarkan Penanggulangan Gangguan Penglihatan pada Anak Sekolah

Dalam perkembangannya, Uston mengaku terjadi kesepakatan nominal yang diberikan sebesar Rp4 juta untuk setiap titik pekerjaan. Ia juga menyebut pemberian uang tersebut dibuatkan kuitansi yang dilengkapi materai dan tanda tangan.

“Akhirnya saya memberikan Rp4 juta per titik pekerjaan. Pemberian tersebut dituangkan dalam kuitansi, lengkap dengan materai dan tanda tangan,” kata Uston.

Apabila dugaan permintaan atau penerimaan uang oleh aparatur desa tersebut benar terjadi dan tidak memiliki dasar ketentuan resmi, hal itu perlu mendapat perhatian serta klarifikasi dari pihak berwenang. Sebab, aparatur desa berkewajiban menjalankan tugas sesuai peraturan dan tidak menyalahgunakan kewenangan untuk kepentingan pribadi maupun golongan.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karawang belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi awak media. Sementara Pemerintah Desa Puseurjaya maupun pihak yang disebut dalam informasi tersebut juga belum memberikan klarifikasi terkait dugaan permintaan uang koordinasi tersebut.

Lintaskarawang.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang disebut dalam pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis : Apih Kasur

Berita Terkait

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut
Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum
MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 11:05

Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.

Selasa, 8 September 2026 - 06:58

Job Fair Gratis untuk Warga Desil 1–3, Bupati Aep Pangkas Biaya Pencari Kerja di Karawang

Selasa, 8 September 2026 - 06:55

Wakil Bupati Karawang Resmikan Masjid Al-Hayza di Griya Kosambi Asri, Hadiah Anak untuk Orang Tua Jadi Amal Jariyah

Selasa, 8 September 2026 - 06:37

Bupati Karawang Meriahkan Hari Jadi ke-393 Lewat Fun Run 3,93K dan Gerakan Karawang AMAN

Selasa, 8 September 2026 - 06:35

Bupati Karawang Bahas Percepatan Anggaran dan Persiapan Pilkades Serentak 67 Desa

Senin, 7 September 2026 - 10:50

Proyek Rehabilitasi SDN Sampalan 1 Karawang Disorot, Pekerja Diduga Abaikan APD dan Pengawasan Dipertanyakan

Minggu, 6 September 2026 - 14:27

Semarak Hari Jadi Karawang ke-393, 1.500 Peserta Ramaikan Fun Run 3,93K

Sabtu, 5 September 2026 - 15:22

RESCUE Berdampak & Karang Taruna Desa Situdam Gelar Aksi Bersih Sungai Cilamaya,Dalam Rangka Menyambut Milangkala Karawang ke-393  

Berita Terbaru