Karawang | Lintaskarawang.com — Proyek peningkatan Jalan Poros di Dusun Cabang RT 003/RW 001, Desa Tanjung Mekar, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan warga. Pekerjaan yang dibiayai APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2026 dengan pagu Rp189.322.000 itu diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (11/09/2026), warga menemukan sejumlah kejanggalan pada proyek yang dikerjakan CV Alzam Utama Karya. Dugaan tersebut meliputi ketebalan beton yang tidak merata, lapisan agregat dasar yang diduga tidak dipasang secara menyeluruh, hingga ketebalan hamparan dasar yang diperkirakan kurang dari 5 sentimeter.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku melihat beberapa tahapan pekerjaan yang dinilai tidak sesuai dengan standar konstruksi jalan beton.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kualitas hamparan agregat diduga rendah dan penyebarannya tidak merata. Selain itu, proses pemadatan disebut kurang maksimal, pemasangan plastik alas beton tidak menutup seluruh badan jalan, dan saat pengecoran ditemukan sejumlah lubang pada titik cor yang diduga digunakan untuk memanipulasi volume pekerjaan.
“Tidak semua masyarakat itu bodoh. Kami melihat sendiri ada beberapa bagian pekerjaan yang diduga tidak sesuai,” ujar warga tersebut.
Warga juga mempertanyakan peran pengawas proyek. Mereka menilai pengawasan di lapangan terkesan lemah sehingga dugaan pelanggaran spesifikasi teknis dibiarkan terjadi selama proses pembangunan berlangsung.
Menurut warga, apabila hasil pemeriksaan nantinya membuktikan pekerjaan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) maupun spesifikasi teknis, pemerintah harus meminta kontraktor bertanggung jawab dan melakukan perbaikan.
“Pembangunan ini menggunakan uang rakyat, bukan uang pribadi. Kalau memang tidak sesuai spesifikasi, kontraktor harus memperbaikinya,” tegasnya.
Proyek peningkatan jalan poros tersebut diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi masyarakat Desa Tanjung Mekar. Namun, munculnya dugaan ketidaksesuaian pekerjaan menimbulkan kekhawatiran terhadap kualitas dan daya tahan jalan yang baru dibangun.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak CV Alzam Utama Karya belum memberikan keterangan resmi. Tim Lintaskarawang.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada kontraktor maupun instansi terkait untuk memperoleh penjelasan dan tanggapan atas dugaan tersebut.
Penulis : Apih Kasur
Penyunting : Wahid













Tinggalkan Balasan