Yayasan Tak Berizin di Rengasdengklok Selatan Diduga Meminta Uang Jaminan dan Menunggak Upah Karyawan

- Penulis

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Sebuah yayasan yang berdiri di Dusun Rengas Jaya 2, Desa Rengasdengklok Selatan, Kabupaten Karawang, menuai keresahan warga. Yayasan tersebut diduga belum mengantongi izin resmi dari pemerintah desa, namun sudah beroperasi dan mempekerjakan karyawan serta security.

Menurut informasi yang dihimpun, yayasan ini meminta uang jaminan sebesar Rp5 juta kepada setiap karyawan dan security yang bekerja di sana. Ironisnya, hingga kini para pekerja tersebut belum menerima gaji mereka selama tiga bulan terakhir.

Bahkan, menurut pengakuan warga setempat bernama Abo, jumlah karyawan yayasan tersebut mencapai sekitar 30 orang. “Kalau dihitung, 30 orang dikali Rp5 juta, totalnya sekitar Rp150 juta yang diminta sebagai jaminan,” ungkap Abo, Rabu (28/5).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, yayasan ini juga disebut-sebut menjanjikan bantuan untuk pembangunan masjid-masjid di Kabupaten Karawang. Namun, janji tersebut hingga kini belum ada yang direalisasikan, membuat banyak pihak kecewa dan merasa dibohongi.

Abo menambahkan bahwa dirinya mendapat pengaduan dari sejumlah karyawan dan security yang mengaku dimintai uang jaminan Rp5 juta oleh seseorang bernama Bapak K (inisial) yang disebut-sebut sebagai manajer yayasan. “Sudah diminta uang, gaji mereka juga belum dibayar,” tegas Abo.

Baca Juga:  SATPOL PP KARAWANG GELAR PATROLI JAM MALAM PELAJAR, BERLANGSUNG EFEKTIF DAN HUMANIS

Menurut Abo, berdasarkan informasi yang diterimanya, kakak dari salah satu korban, yang dikenal dengan nama Pa Jaya, yang berusaha meminta pengembalian uang dari yayasan. “Pa Jaya ini kakaknya korban, katanya uang Rp5 juta itu diminta jaya agar dikembalikan oleh yayasan,” jelas Abo.

Keresahan warga kian memuncak setelah mendengar bahwa yayasan ini diduga bergerak di bidang jual beli amal sholeh, namun tidak memiliki izin dan legalitas yang jelas. Warga khawatir akan semakin banyak korban yang dirugikan oleh praktik ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yayasan belum memberikan klarifikasi mengenai dugaan pungutan uang jaminan, janji bantuan pembangunan masjid yang tak kunjung terealisasi, serta tunggakan pembayaran upah karyawan dan security. Warga berharap pemerintah desa dan aparat terkait segera turun tangan menangani persoalan ini. (D’Kasur)

Berita Terkait

Dualisme MUSKAB KADIN Karawang Memanas, Pakar Hukum Tegaskan Berpotensi Cacat Hukum
Respons Cepat dan Humanis, Dirut RSUD Jatisari Temui Keluarga Pasien dan Jadikan Evaluasi Pelayanan IGD
DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak
Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana
Viral! Mobil Ngamuk di Tuparev, Polres Karawang Amankan Pelaku
APBN untuk Motor Listrik, Bukan Gizi? Ujang Suhana Warning BGN soal Potensi Pemborosan Negara
Lurah Palumbonsari, Indra Sudrajat Kunjungi Rumah Duka Warga yang Meninggal di Medan
GAPENSI Karawang Dukung H. Rafiudin Firdaus Maju dalam Bursa Ketua KADIN
Berita ini 593 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:51

DPRD Karawang Siapkan Rekomendasi Penutupan Theatre Night Mart Usai Sidak

Rabu, 15 April 2026 - 06:34

APEK Karawang All Out Dukung Rafiudin Firdaus Jadi Ketua KADIN

Sabtu, 11 April 2026 - 10:17

Pembukaan Piala Pelajar AFKAB Karawang 2026, Ajang Bangkitkan Talenta Futsal Muda

Kamis, 9 April 2026 - 02:20

Pelayanan Prima dan Pembangunan Meningkat, Desa Kertasari Jadi Contoh bagi Desa Lain

Kamis, 2 April 2026 - 17:15

Perkuat Nilai Spiritual, Lintas Corporate Group Gelar Ziarah Perdana ke Mbah Priok

Rabu, 1 April 2026 - 13:27

Di Tengah Padatnya Tugas, Lurah Palumbonsari Tetap Prioritaskan Silaturahmi

Minggu, 29 Maret 2026 - 06:14

Pemudik Masih Berdatangan di Hari Terakhir Posko Arus Balik Lebaran di Klari Karawang

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:21

MINIMNYA KASUR LIPAT DI POSKO ISTIRAHAT PEMUDIK

Berita Terbaru