Komisi IV DPRD Karawang Gelar RDP Bersama GMNI, Bahas Kajian Masyarakat Miskin Kota

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Karawang Merdeka dengan agenda pembahasan kajian mengenai masyarakat miskin kota di Kabupaten Karawang.

Rapat yang berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026, di Ruang Rapat II DPRD Kabupaten Karawang tersebut dihadiri oleh perwakilan Komisi IV DPRD, Dinas Sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora/Disdikbud) Kabupaten Karawang.

Dalam forum tersebut, GMNI Karawang Merdeka menyampaikan naskah kajian berjudul “Rakyat Miskin Kota yang Termentahkan dalam Perspektif Marhaenisme” yang memuat analisis mengenai kondisi masyarakat miskin perkotaan di Karawang, tuntutan rakyat, serta landasan hukum dan konstitusional yang menjadi dasar perlindungan dan pemenuhan hak-hak masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua DPC GMNI Karawang Merdeka, Silvan Daniel Sitorus, menegaskan bahwa pesatnya perkembangan kawasan industri di Kabupaten Karawang harus mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, industrialisasi tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi dan keuntungan pemilik modal semata, melainkan harus berpihak kepada masyarakat lokal yang masih menghadapi berbagai persoalan sosial dan ekonomi.

“Industrialisasi harus berpihak kepada masyarakat Karawang, bukan hanya kepada pemilik modal,” tegas Silvan.

GMNI menyoroti adanya ketimpangan sosial yang masih terjadi di Kabupaten Karawang. Tingginya nilai investasi dan pertumbuhan industri dinilai belum sepenuhnya berbanding lurus dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok masyarakat miskin kota yang masih rentan secara ekonomi.

Sorotan serupa disampaikan Ketua DPK GMNI UBP Karawang, Jeje Zaenudin. Ia menilai fenomena masyarakat yang masih berebut bantuan sosial di kawasan Alun-Alun Karawang menjadi salah satu indikator bahwa persoalan kesejahteraan sosial belum terselesaikan secara optimal.

Baca Juga:  Bendahara Desa Ciptamarga Tidak Etis Saat Dikunjungi Media

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa manfaat pembangunan belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

GMNI Karawang Merdeka menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat sekaligus mendorong Pemerintah Kabupaten Karawang agar menghadirkan kebijakan pembangunan yang lebih adil, inklusif, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi PDI Perjuangan, Dede Anwar Hidayat, mengapresiasi langkah GMNI yang dinilai serius dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui forum RDP.

Ia menilai keterlibatan organisasi mahasiswa dalam menyampaikan kajian dan masukan terhadap kebijakan publik merupakan bentuk partisipasi demokratis yang penting dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih berkeadilan.

“Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai kontrol sosial. Masukan yang disampaikan melalui kajian seperti ini menjadi bahan penting bagi DPRD dalam menjalankan fungsi pengawasan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Karawang bersama organisasi perangkat daerah yang hadir menyambut baik kajian yang telah disusun GMNI. Kajian tersebut dinilai dapat menjadi bahan evaluasi dan masukan dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran bagi masyarakat.

Melalui RDP tersebut, seluruh pihak sepakat untuk membangun sinergi dalam mencari solusi terhadap persoalan kemiskinan perkotaan, ketimpangan sosial, dan berbagai kerentanan yang masih dihadapi masyarakat Karawang.

Diharapkan, hasil pembahasan tersebut dapat menjadi perhatian bersama sehingga arah pembangunan Kabupaten Karawang ke depan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

(LK)

Berita Terkait

FMSB GERUDUK BYD: JANGAN JADIKAN WARGA SUBANG PENONTON
Aspirasi FMSB Tak Terjawab, Ketegasan Pemkab Subang dalam Kasus PT CMM Jadi Sorotan
Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan
Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?
DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan
PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 04:32

Ketua DPRD Karawang Hadiri Helaran Budaya “Karawang dari Masa ke Masa” Hari Jadi ke-393

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:29

Eratkan Silaturahmi, Kepala Desa Gebangjaya Akan Sajikan Hiburan Beragam di Acara Tasyakuran Khitanan Putranya

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:45

Bupati Aep: Tahun Baru Islam Momentum Mempererat Persatuan dan Kepedulian Sosial

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04

Aep Syaepuloh Bahagia Ikuti Kirab Mahkota Binokasih, Tunggangi Kuda dan Sapa Ribuan Warga Karawang

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:48

Karawang Bergemuruh, Ribuan Warga Sambut Kirab Mahkota Binokasih hingga Larut Malam

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:20

Aep-KDM Tampil Berdampingan di Kirab Binokasih, Ribuan Warga Karawang Histeris

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:26

Karawang Jadi Tuan Rumah Kirab Budaya Tatar Sunda, Polres Siaga Amankan Jalur dan Antisipasi Macet

Senin, 4 Mei 2026 - 14:47

Ribuan Warga Padati Pendopo Bojong Tugu, Hajat Bumi Babarit Berlangsung Semarak

Berita Terbaru