Menangis Minta Dipulangkan dari Qatar, Rena Asal Karawang Mengaku Diminta Bayar Rp50 Juta

- Penulis

Minggu, 1 November 2026 - 08:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Rena Herdianingsih perempuan asal Cilamaya Kabupaten Karawang

Keterangan Foto: Rena Herdianingsih perempuan asal Cilamaya Kabupaten Karawang

Karawang | Lintaskarawang.com — Kisah pilu dialami Rena Herdianingsih, perempuan asal Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang saat ini berada di Qatar, Timur Tengah, melalui sebuah video amatir yang beredar, Rena terlihat menangis sambil meminta bantuan pemerintah agar bisa kembali ke kampung halamannya di Indonesia.

Dalam rekaman tersebut, Rena secara khusus menyebut nama Presiden RI Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan Bupati Karawang Aep Saepulloh, ia berharap para pejabat tersebut dapat membantu menyelesaikan persoalan yang dihadapinya.

Sambil menahan tangis, Rena mengaku sedang sakit dan belum juga dipulangkan oleh pihak kantor tempat ia berada, ia juga menyebut adanya permintaan pembayaran sebesar Rp50 juta sebagai syarat untuk kepulangannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mohon, mohon Bapak Presiden Prabowo, Bapak Dedi Mulyadi dan Bapak Haji Aep, saya mohon bantuannya, orang kantor tidak mau mulangin saya suruh minta ganti rugi 50 juta dan juga atau tuker kepala,” ungkap Rena dalam video tersebut, Minggu (01/11/26).

Pengakuan itu memunculkan perhatian terhadap kondisi Rena, terutama menyangkut kesehatan, keselamatan, status pekerjaan, serta kejelasan alasan pihak terkait belum memulangkannya.

Baca Juga:  Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

Apabila benar terdapat permintaan pembayaran Rp50 juta sebagai syarat pemulangan, persoalan tersebut perlu ditelusuri secara serius dan identitas pihak yang meminta pembayaran, dasar tuntutan, serta hubungan kerja antara Rena dan pihak yang dimaksud perlu diklarifikasi.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI), khususnya mereka yang menghadapi persoalan kesehatan, perselisihan ketenagakerjaan, atau kesulitan untuk kembali ke Tanah Air.

Pemerintah Indonesia melalui perwakilan diplomatik di Qatar dan instansi terkait di dalam negeri diharapkan dapat memastikan kondisi Rena, menelusuri kebenaran pengakuannya, serta memberikan pendampingan apabila ditemukan pelanggaran terhadap hak-haknya.

Keselamatan warga negara Indonesia di luar negeri harus menjadi perhatian serius negara, serta dugaan eksploitasi tenaga kerja maupun indikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) tidak boleh diabaikan, tetapi harus ditangani berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Penulis: Aan Ade Warino

Editor: Redaksi

Berita Terkait

Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti
Bukan Sekadar Klarifikasi! 234 SC Minta Dugaan Insiden Kimia Pindo Deli II Diusut Tuntas
Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Karawang: Kebocoran Gas Berulang di PT Pindo Deli 2, KOALISI ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL KARAWANG Tuntut Pencabutan Izin Produksi unit caustic soda plant pt pindo deli 2
Dua Pekerjaan SAB Perum Griya Indah Ciampel Disorot, Warga Pertanyakan Anggaran Rp221 Juta
Penampungan Oli di Waringinjaya Disorot, Air Kali Menghitam hingga Warga Keluhkan Bau Menyengat
Keren! Produk Kreatif Karawang Tembus Nigeria, Inovasi Olah Limbah Industri Dilirik Menteri Ekraf
Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis
Dugaan Perbuatan Melanggar Hukum oleh PT. NIJ terhadap PT Saptari Sentosa Sejahtera Resmi Layangkan Gugatan di Pengadilan Negeri Karawang
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:13

Aspirasi FMSB Tak Terjawab, Ketegasan Pemkab Subang dalam Kasus PT CMM Jadi Sorotan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:03

Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:12

Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:22

Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:34

DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:46

PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:43

Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:30

Bupati Karawang Komitmen Tingkatkan Anggaran UMKM, Targetkan Capai Rp13 Miliar di 2027

Berita Terbaru