Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

- Penulis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan foto: stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kecamatan Pedes Karawang

Keterangan foto: stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kecamatan Pedes Karawang

Karawang | Lintaskarawang.com – Sejumlah warga di Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, mengeluhkan kondisi sepeda motor mereka setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah tersebut, Pada (09/10/26).

Mereka mengaku sepeda motor yang sebelumnya dapat digunakan normal mengalami gangguan setelah pengisian BBM dan sejumlah kendaraan disebut mengeluarkan asap, bahkan ada yang tidak dapat dihidupkan kembali hingga harus dibawa ke bengkel.

Seorang pemilik bengkel di wilayah Payungsari, Kecamatan Pedes, mengatakan beberapa sepeda motor yang dibawa ke tempatnya mengalami masalah setelah pemiliknya mengisi Pertalite di SPBU Pedes.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan pemilik bengkel tersebut, BBM yang berada di dalam tangki kendaraan tercium seperti solar sehingga ia memutuskan mengurasnya dan mengganti dengan bahan bakar baru jenis Pertamax.

“Motor-motor yang dibawa ke sini katanya mati setelah mengisi Pertalite di pom bensin Pedes, pertalite tersebut seperti berbau solar, sehingga harus dikuras dan diganti dengan bahan bakar yang baru dari Pertamax,” ujar pemilik bengkel saat diwawancarai.

Ia berharap ada pertanggungjawaban atau kompensasi bagi warga yang kendaraannya mengalami kerusakan dan harus mengeluarkan biaya perbaikan.

“Harapannya ada ganti rugi, karena kasihan yang punya kendaraan,” tambahnya.

Keluhan serupa disampaikan seorang perempuan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, ia mengaku sepeda motornya tidak dapat dihidupkan kembali setelah tiba di rumah usai mengisi Pertalite di SPBU tersebut.

Ditempat yang berbeda, saat dikonfirmasi Indra selaku pengawas SPBU Pedes mengatakan pihaknya baru saja menerima pemeriksaan dari petugas Pertamina terkait pengujian density atau massa jenis BBM.

“Barusan juga ada orang Pertamina ngecek ke sini di density, mungkin mudah-mudahan untuk ke depannya tidak terjadi lagi hal seperti ini,” kata Indra.

Baca Juga:  Meski Kondisi Tak Memungkinkan, Natala Sumedha Tetap Turun Reses dan Serap Aspirasi Warga Tanjung Pura

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat setempat atas kejadian yang dikeluhkan warga tersebut.

“Kami minta maaf kepada masyarakat setempat. Alhamdulillah, kami juga bongkar sesuai SOP,” ujarnya.

Indra menjelaskan, pihak SPBU telah memberikan kompensasi kepada sejumlah konsumen yang datang menyampaikan keluhan. Menurut dia, bentuk kompensasi disesuaikan dengan kondisi dan rincian biaya yang disampaikan konsumen.

“Kalau motornya ngebul, alhamdulillah ada kompensasi dari kami. Istilahnya tidak rata, ada yang habis bongkar Rp30 ribu kita kasih Rp50 ribu, ada juga yang ngasih rinciannya kita kasih, ada yang minta BBM nya diganti dari Pertalite beralih ke Pertamax, ya mangga kita kasih,” tuturnya.

Indra menyebut sekitar lima pemilik sepeda motor telah datang ke SPBU untuk meminta kompensasi terkait kejadian tersebut.

Namun, ia mengatakan pelayanan kompensasi itu hanya berlaku sampai 09 Oktober 2026.

“Adapun yang telah datang meminta ganti rugi ke sini ada sekitar lima motor, tapi besok, 10 Oktober, sudah tidak berlaku,” katanya.

Pemeriksaan density yang disebut telah dilakukan petugas Pertamina menjadi salah satu hal yang perlu ditindaklanjuti dengan penjelasan mengenai hasil pengujian.

Namun, hasil pemeriksaan tersebut belum disampaikan dalam keterangan yang diterima media ini.

Untuk memastikan penyebab gangguan kendaraan, diperlukan pemeriksaan kualitas BBM serta pengecekan teknis terhadap sepeda motor yang terdampak. Dengan demikian, dapat diketahui apakah gangguan tersebut berkaitan dengan kualitas BBM atau faktor teknis lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti gangguan sejumlah sepeda motor tersebut belum dapat dipastikan berdasarkan keterangan yang tersedia.

Kini publik menanti hasil pemeriksaan resmi dari pihak Pertamina untuk menjawab keluhan warga Kecamatan Pedes secara menyeluruh.

Reporter: Nay

Penyunting: Aan Ade Warino

Berita Terkait

FMSB TEGAS: JANGAN TERBITKAN IZIN UNTUK PT CMM JIKA LOKASINYA TIDAK SESUAI PERUNTUKAN!
Proyek Pembangunan RKB POS PAUD BAHRUL ILMI Pakisjaya Rp.189 Juta Di sorot.APD di pertanyakan.
Konsumen Sudah Lunas, Kost Belum Rampung! GRANADA LIVING KARAWANG Disorot, Kontraktor Mengaku Belum Dibayar
Kebakaran Kantor ATR/BPN Karawang Jadi Sorotan, Pipik Taufik Ismail Pertanyakan Keamanan dan Cadangan Data Pertanahan
Program Modul Gratis Pemkab Karawang Jadi Perhatian, SDN Gempol Karya I Ikuti Kebijakan Pendidikan Daerah
Dini Novi Andriyani S.E. Raih Nomor Urut 1 dalam Pengundian Calon Kepala Desa Sindangkarya
Rohmat Sagita Dapat Nomor Urut 3 dalam Pilkades Mulyajaya, Pendukung Beri Kawalan
Bolos Sekolah, Sejumlah Siswa SMP Terjaring Patroli Satpol PP dan MP Kecamatan Rengasdengklok
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:13

Panglima Chaunk Resmi Pimpin HANKAM DPP GMPI, Dewa Sena Serahkan SK Secara Langsung

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:49

Kang Bagas Optimistis Abdul Gofur Unggul di Pilkades Wadas, SIWADAS Jadi Program Andalan Transparansi Desa

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:32

Kebakaran Hebat Kantor BPN Karawang, Wamen ATR/BPN Tinjau Lokasi Kejadian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:09

MASYARAKAT CIPEUNDEUY TEGAS TOLAK PT CMM, DESAK PEMERINTAH PERIKSA LEGALITAS DAN KEPATUHAN LINGKUNGAN

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:54

FMSB Gelar Seminar Lingkungan Hidup, Soroti Tantangan Industrialisasi di Kabupaten Subang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:51

Novia Nurfitriani, S.H. Resmi Dilantik Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan

Selasa, 29 September 2026 - 11:28

Gema Maulid Nabi Menggema di Karyasari, Tabligh Akbar Hadirkan Ustaz Nana Gerhana

Berita Terbaru