Aep-KDM Tampil Berdampingan di Kirab Binokasih, Ribuan Warga Karawang Histeris

- Penulis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: acara pelaksanaan Kirab Budaya Mahkota Binokasih

Keterangan Foto: acara pelaksanaan Kirab Budaya Mahkota Binokasih

Karawang | Lintaskarawang.com – Antusiasme ribuan warga mewarnai pelaksanaan Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Kabupaten Karawang, Sabtu (09/05/26) malam.

Sorak-sorai masyarakat memecah suasana sepanjang jalur protokol saat Bupati Karawang Aep Syaepuloh tampil berdampingan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam prosesi Kirab Budaya Mahkota Binokasih.

Kedua pemimpin tersebut terlihat menunggang kuda sambil mengawal langsung jalannya kirab budaya yang sarat nilai sejarah bagi masyarakat Sunda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran keduanya sontak menjadi pusat perhatian ribuan warga yang sejak sore telah memadati ruas jalan Kota Pangkal Perjuangan.

Mengenakan busana adat Sunda lengkap, Aep Syaepuloh tampak berada di barisan terdepan bersama Dedi Mulyadi, sesekali Bupati Karawang itu melambaikan tangan dan menyapa masyarakat dari atas pelana kuda.

Suasana semakin meriah ketika warga dari berbagai sisi jalan kompak meneriakkan nama sang bupati dengan sapaan akrab “Pak Haji”, teriakan tersebut disambut senyum khas Aep yang beberapa kali memperlambat laju kudanya untuk menyapa masyarakat yang antusias mengabadikan momen tersebut.

Baca Juga:  Tim Rescue Karang Taruna Karawang Siap Bersinergi Wujudkan Kedamaian dan Kestabilan Daerah

Kehadiran langsung Bupati Aep dalam kirab budaya itu mendapat apresiasi dari masyarakat, banyak warga menilai keterlibatan kepala daerah dalam kegiatan budaya menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pelestarian tradisi leluhur.

“Luar biasa melihat Bupati kita ikut naik kuda mengawal Pak Gubernur, ini pemimpin yang benar-benar peduli budaya,” ujar Fahmi warga Karawang di lokasi.

Kirab Mahkota Binokasih sendiri merupakan agenda budaya yang memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat Sunda yang mana radisi tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap warisan Kerajaan Sunda yang terus dijaga dan dilestarikan hingga kini.

Malam itu, Karawang berubah menjadi lautan manusia, warga dari berbagai daerah rela berdesakan demi menyaksikan langsung prosesi budaya yang berlangsung khidmat namun penuh kemeriahan.

Kebersamaan antara Dedi Mulyadi dan Aep Syaepuloh di atas pelana kuda dinilai menjadi simbol kuat sinergi pemerintah provinsi dan daerah dalam menjaga warisan budaya di tengah arus modernisasi.

Penulis: Fitri

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Bina Sandra Tantang Peta Politik Cikampek Timur, Ratusan Pendukung Antar Daftar Pilkades
Temuan Fragmen Batu Bata Kuno di Lemahduhur Dilaporkan, Diduga Berkaitan dengan Cagar Budaya
Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan, Diantar Relawan dari Berbagai Dusun
14 Tahun Menjadi Sekdes, Ahmad Basuni Mantap Maju di Pilkades Sampalan: Mengabdi dengan Hati untuk Desa
GOR Disdikpora Berubah Jadi Gudang Alat Kesenian, Terbengkalai dan Terasa Angker
Kabid SDA PUPR Karawang Sulit Dihubungi, Layakkah Disebut Pelayan Publik?
Ribuan Warga Waringinjaya Meriahkan HUT RI ke-81, GRC 1 & 2 Gelar Karnaval hingga Gerak Jalan Santai
Reses III Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin Serap Aspirasi Warga Perumahan Niera Palumbonsari
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:39

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik

Jumat, 18 September 2026 - 13:09

Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan

Kamis, 17 September 2026 - 15:05

Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Selasa, 15 September 2026 - 04:35

Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Berita Terbaru