Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Penyebaran HIV di Kabupaten Karawang menunjukkan tren yang masih mengkhawatirkan, kabupaten industri di Jawa Barat ini kini tercatat menempati peringkat ketiga dengan jumlah kasus HIV tertinggi di provinsi tersebut, dengan lonjakan temuan baru yang didominasi kelompok usia produktif hingga kalangan remaja.

Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Karawang, sejak tahun 2000 hingga Maret 2026 tercatat sebanyak 4.733 kasus HIV, pada triwulan pertama tahun 2026 saja, sudah ditemukan 188 kasus baru.

Meski secara tahunan angka kasus mengalami penurunan dari 886 kasus pada 2024 menjadi 757 kasus pada 2025, temuan di awal 2026 mengindikasikan rantai penularan masih aktif dan membutuhkan intervensi serius.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Staf Program KPA Karawang, Yana, mengungkapkan mayoritas kasus baru berasal dari kelompok usia produktif 20 hingga 49 tahun dengan jumlah 119 kasus.

“Mayoritas masih di usia produktif, dan kelompok risiko tertinggi berasal dari LSL dan penularannya didominasi perilaku seks berisiko, baik sesama jenis maupun heteroseksual,” ujar Yana, Senin (27/04/26).

Dari kelompok risiko, kasus tertinggi tercatat berasal dari Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL) sebanyak 76 kasus.

Yang lebih mengkhawatirkan, tren peningkatan kini mulai menyasar generasi muda, sepanjang 2025 tercatat 38 kasus pada kelompok usia 15–19 tahun, dan hingga Maret 2026 sudah muncul 10 kasus baru dari kalangan pelajar dan mahasiswa.

Baca Juga:  Terjadi Kebakaran Saung Kabogoh Karawang

“Kondisi ini menunjukkan penyebaran sudah masuk ke generasi muda dengan pola yang semakin cepat,” katanya.

Menurut Yana, rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini masih menjadi hambatan utama dalam upaya pengendalian.

“Banyak yang belum sadar atau enggan melakukan tes, mereka biasanya datang saat kondisi sudah sakit, bukan saat masih bisa dicegah sejak dini,” ungkapnya.

Untuk menekan laju penyebaran, KPA bersama Pemerintah Kabupaten Karawang terus menggencarkan edukasi kepada remaja dan kelompok usia produktif, mulai dari pemahaman risiko HIV, pencegahan perilaku berisiko, hingga pelacakan kontak erat.

Dari sisi layanan, akses pemeriksaan HIV kini semakin terbuka, sebanyak 50 puskesmas dan hampir seluruh rumah sakit di Karawang telah menyediakan layanan tes HIV gratis, dengan hanya dikenakan biaya administrasi pendaftaran.

“Layanan tes sudah tersedia luas, masyarakat bisa mengakses dengan mudah. Ini penting agar deteksi bisa dilakukan lebih awal,” tambah Yana.

Sementara layanan terapi antiretroviral (ART) tersedia di RSUD Karawang, RSUD Jatisari, dan RS Citra Sari Husada, serta diperkuat 45 puskesmas PDP, pemerintah juga memastikan obat HIV diberikan secara gratis, sementara penyakit penyerta dapat ditanggung melalui BPJS Kesehatan.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Karawang menargetkan tercapainya program Ending AIDS 2030, yakni nol infeksi baru, nol kematian akibat AIDS, dan penghapusan stigma terhadap Orang dengan HIV (ODHIV). (Red/LK).

Berita Terkait

Keren, Mukab Kadin Kabupaten Bekasi Dibuka Sekda dan ditutup Plt Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja
TPU Penuh Jadi Sorotan! Pipik Taufik Ismail Tampung Aspirasi Warga Karawang dan Pelaku UMKM
Wawasan Nusantara Jadi Sorotan, Ketum Karang Taruna Karawang Ajak Pemuda Tetap Jaga Identitas Bangsa di Era Global
Pahami Sistem Triase di IGD, RSUD Jatisari: Prioritas Berdasarkan Tingkat Kegawatan Pasien
Dua Kali Dilaporkan, Kabel Semrawut di Warudoyong Utara Belum Ditangani, Warga Khawatir Terjadi Musibah
RSUD Jatisari Hadirkan Dokter Spesialis Urologi, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat Karawang
Berawal dari Orang Tua Sakit, Akang Abdol Dirikan Tabib Karawang dengan Pengobatan Seikhlasnya
Sosialisasi Pencegahan Kusta Digelar di Karees, Empat Warga Palumbonsari Terdata Pernah Mengidap
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 05:21

TPU Penuh Jadi Sorotan! Pipik Taufik Ismail Tampung Aspirasi Warga Karawang dan Pelaku UMKM

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:46

Wawasan Nusantara Jadi Sorotan, Ketum Karang Taruna Karawang Ajak Pemuda Tetap Jaga Identitas Bangsa di Era Global

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:34

Dua Kali Dilaporkan, Kabel Semrawut di Warudoyong Utara Belum Ditangani, Warga Khawatir Terjadi Musibah

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:15

Karawang Darurat HIV? 188 Kasus Baru Muncul dalam Tiga Bulan, Remaja Mulai Terpapar

Senin, 20 April 2026 - 08:19

Karawang Disiapkan Jadi Pilot Project Biosaka, Targetkan Pertanian Modern Tanpa Konflik Sosial

Rabu, 8 April 2026 - 02:56

Pererat Sinergi, Lurah Palumbonsari Kunjungi Redaksi Lintaskarawang.com

Kamis, 2 April 2026 - 04:35

MBG Program Baik, Namun Jangan Dijadikan Ajang Bisnis Proyek

Senin, 30 Maret 2026 - 08:23

Suami Diduga Habisi Nyawa Istri di Karawang, Sempat Coba Bunuh Diri

Berita Terbaru