Karawang, Lintaskarawang.com – Warga Dusun Waluya RT 04 RW 02, Desa Waluya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang atas terealisasinya pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di lingkungan Masjid Nurul Islam.
Ucapan tersebut ditujukan khusus kepada Bidang Sanitasi dan Air Minum Sub Bidang Sanitasi, yang dipimpin oleh Aris Ahmad Harisy, ST, M.Si., atas upaya nyata dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan jamaah melalui penyediaan sarana MCK yang layak dan memadai.
Pembangunan MCK tersebut disambut positif oleh warga setempat, mengingat sebelumnya masjid belum memiliki fasilitas sanitasi yang memadai. Kini, warga merasa lebih nyaman dalam menjalankan ibadah dan aktivitas di sekitar masjid.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, sekarang masjid kami memiliki MCK yang bagus, rapi, dan sangat bermanfaat. Terima kasih kepada Dinas PRKP Karawang dan semua pihak yang telah merealisasikannya,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat, Jumat (23/05/2025).
Sempat muncul pemberitaan negatif di sejumlah media yang menyebut proyek ini hanyalah rehabilitasi dan diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Namun, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa pembangunan dilakukan secara menyeluruh dan sesuai harapan warga.
Proyek ini didanai melalui APBD Kabupaten Karawang Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak sebesar Rp 164.037.000 berdasarkan Nomor Kontrak: 1.23.04|02|SPK|SANPAM|2025. Pengerjaan proyek telah mengikuti dokumen perencanaan dan spesifikasi teknis yang berlaku.
Warga menilai kehadiran MCK ini sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.
Masyarakat berharap, pembangunan fasilitas serupa dapat terus digalakkan di berbagai tempat ibadah dan ruang publik lainnya demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.
Sinergi antara pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. (LK)













Tinggalkan Balasan