Kasus Suap Ijon Bekasi, Ade Kuswara Bantah Nama Ono Surono Terkait Aliran Dana

- Penulis

Kamis, 16 April 2026 - 05:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Poto: Ade Kuswara Bupati Bekasi Nonaktif saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Bandung

Keterangan Poto: Ade Kuswara Bupati Bekasi Nonaktif saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Bandung

Bandung, Lintaskarawang.com — Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, menegaskan bahwa kasus dugaan korupsi yang menjeratnya tidak berkaitan dengan institusi partai maupun individu tertentu di struktur PDI Perjuangan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ade usai menjalani sidang lanjutan perkara dugaan suap ijon proyek Pemerintah Kabupaten Bekasi di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (15/04/26).

Ade mengklarifikasi aliran dana masing-masing sebesar Rp150 juta dan Rp170 juta yang sebelumnya disebut terkait kegiatan partai, ia menegaskan dana tersebut merupakan bentuk gotong royong kader untuk mendukung operasional organisasi, bukan atas instruksi pihak tertentu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya sampaikan bahwa kasus saya ini tidak ada kaitannya dengan partai sama sekali, apalagi terkait masalah kadernya, yaitu personal Ketua Ono maupun orang-orang lain,” ujar Ade kepada wartawan.

Dalam keterangannya, Ade juga membantah adanya keterlibatan Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, dalam aliran dana tersebut. Ia menjelaskan, dana diserahkan melalui panitia kegiatan, bukan langsung kepada pimpinan partai tingkat provinsi.

Menurut Ade, posisinya sebagai bupati sekaligus Ketua DPC PDIP Kabupaten Bekasi membuatnya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membantu kegiatan partai, seperti konferensi daerah (konperda) dan konferensi cabang (konpercab).

Baca Juga:  Rakercab PDIP Kabupaten Karawang

“Saya membantu DPD, ya mungkin wajar, saya titipkan dengan Asep, mungkin Asep itu menitipkan kepada panitia, bukan Ketua Ono,” tegasnya.

Ia juga menduga adanya misinterpretasi dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saat proses penyidikan, yang kemudian memunculkan persepsi keterlibatan pihak lain.

Selain itu, Ade turut mengklarifikasi pernyataannya yang sempat menyebut ucapan selamat “Gubernur” kepada Ono Surono. Ia menyebut hal tersebut semata bentuk penghormatan pribadi kepada sosok yang dianggap sebagai mentor dalam karier politik dan birokrasi.

“Pak Ono secara personal adalah orang tua saya, guru politik saya juga, guru birokrasi saya,” katanya.

Ade berharap fakta-fakta yang terungkap di persidangan dapat memperjelas duduk perkara yang sebenarnya, ia menegaskan bahwa seluruh tindakan terkait bantuan dana kegiatan partai merupakan inisiatif pribadi sebagai kader yang juga memegang jabatan publik.

Di akhir pernyataannya, Ade menyampaikan pesan kepada rekan-rekannya di partai untuk tetap melanjutkan perjuangan politik di Jawa Barat.

“Salam perjuangan untuk membuat Jabar Istimewa itu lanjutkan,” pungkasnya.

Penulis: Wahid

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Keadilan yang Tertunda, Pelapor Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Polsek Kedungwaringin
Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir
Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande
Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang
Merasa Dirugikan, Konsumen Kartika Residence Gandeng LBH Lintas Buana Nusantara untuk Tempuh Jalur Hukum
Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher
Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang
Merasa Diberhentikan Sepihak, Ketua Pengawas Koperasi RS Bayukarta Minta DPRD Turun Tangan
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:09

Maju di Pilkades Rengasdengklok Selatan, Aka Prioritaskan Pelayanan dan Kesejahteraan Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 04:40

Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemuda Pancasila PAC Klari Gelar Tabur Bunga di TMP Pancawati

Senin, 1 Juni 2026 - 02:52

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Ujang Suhana: Bung Karno Beri Nyali, Tan Malaka Beri Otak, Prabu Siliwangi Beri Adab

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:22

Ade Golun PJT II Keluhkan Semrawutnya Kabel dan Tiang Utilitas yang Hambat Normalisasi Saluran di Batujaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 04:51

Natala Sumedha Soroti Dugaan Wanprestasi PT CNP, Pemkab Karawang Diminta Tegas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:44

Alfamart di Kalijaya Diprotes Warga, Legalitas Perizinan Belum Terjawab dalam Musyawarah

Rabu, 20 Mei 2026 - 05:50

‎Karang Taruna Wanasari dan Warga Audiensi, Desak PT TKH Buka Kembali Aktivitas Galian

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:50

Karang Taruna Karawang Matangkan Empat Agenda Strategis 2026, Fokus Konsolidasi hingga Regenerasi Organisasi

Berita Terbaru