Mobil Dinas Desa Rengasdengklok Selatan Diduga Disalahgunakan untuk Angkut Tiang Wifi, Sekdes Akui Terima Rp50 Ribu

- Penulis

Jumat, 29 Agustus 2025 - 06:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Aset negara berupa kendaraan dinas (plat merah) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, mobil dinas jenis pickup milik Pemerintah Desa Rengasdengklok Selatan diduga disalahgunakan untuk kepentingan pribadi dalam pengangkutan tiang Wifi dari Desa Bengle menuju wilayah Rengasdengklok.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggunaan mobil dinas tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan urusan kedinasan. Aktivitas itu bahkan dilakukan secara transaksional dengan imbalan sebesar Rp1 juta. Ironisnya, aksi tersebut disebut-sebut melibatkan langsung Sekretaris Desa (Sekdes) Rengasdengklok Selatan.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Rengasdengklok Selatan mengklaim tidak mengetahui adanya penyalahgunaan tersebut. “Silakan konfirmasi ke Sekdesnya langsung,” ujarnya singkat, Jumat (28/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Benar saja, ketika dimintai keterangan, Sekdes Rengasdengklok Selatan tidak membantah. Ia bahkan secara terbuka mengakui keterlibatannya. “Hasilnya dibagi-bagi, saya hanya kebagian Rp50 ribu doang. Sisanya ke wakil saju, Pa Dawan, supir, buat makan rokok jeung sajabana. Atos rengse saharita, da kanggo opieun wungkul, tos salse,” ungkapnya tanpa ragu.

Pengakuan tersebut memperkuat dugaan bahwa mobil dinas, yang sejatinya digunakan untuk mendukung kegiatan pemerintahan desa, justru diselewengkan untuk kepentingan komersial. Praktik ini jelas menyalahi aturan dan mencederai prinsip akuntabilitas aparatur desa.

Dalam Pasal 3 Permen PANRB Nomor 87 Tahun 2021 tentang Pedoman Penggunaan Barang Milik Negara/Daerah ditegaskan, kendaraan dinas hanya boleh dipakai untuk operasional penyelenggaraan pemerintahan. Sedangkan Pasal 3 ayat (1) huruf g PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS (yang juga berlaku bagi perangkat desa) menyebutkan, setiap aparatur dilarang menyalahgunakan barang milik negara/daerah untuk kepentingan pribadi maupun pihak lain. Pelanggaran atas aturan ini dapat dikenai sanksi disiplin ringan hingga berat.

Baca Juga:  Semangat Baru untuk Karawang Maju pada Hari Raya Idul Fitri 1446 H

Jika praktik semacam ini dibiarkan, mobil dinas yang dibiayai dari uang rakyat bisa berubah fungsi menjadi “angkutan pribadi berbayar” yang hanya menguntungkan segelintir oknum. Kasus ini pun menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan desa di Karawang.

Aktivis pemerhati kebijakan publik menilai, dugaan penyalahgunaan aset negara ini tidak bisa dibiarkan. “Camat Rengasdengklok maupun Inspektorat Daerah harus turun tangan. Jangan sampai citra pemerintah desa rusak hanya karena ulah oknum. Mobil dinas itu dibeli dari uang rakyat, maka wajib dipakai untuk kepentingan rakyat, bukan dijadikan alat mencari keuntungan pribadi,” tegasnya.

Kasus ini sekaligus membuka mata publik akan lemahnya pengawasan terhadap penggunaan aset desa. Warga kini menanti langkah nyata Bupati Karawang melalui Inspektorat agar memberikan sanksi tegas sekaligus efek jera kepada aparatur yang menyalahgunakan fasilitas negara.

(LK)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase di Pinayungan Dikeluhkan Warga, Pemasangan U-Ditch dan Kemacetan Jadi Sorotan
Resto Saung Berkah Gurame Layangkan Somasi ke Resto Sumoreang, Minta Klarifikasi dan Permintaan Maaf Terbuka
Nasabah LKM Karawang Menunggu Uang Kembali, Bupati Didesak Turun Tangan: Mengapa Belum Ada Kepastian?
DPRD Karawang Siap Kawal Aspirasi PPPK Paruh Waktu, Perjuangkan Kepastian Status dan Kesejahteraan
PT NIJ Tak Hadiri RDP, DPRD Karawang Kecewa: Persoalan Kemitraan dan Tenaga Kerja Jadi Sorotan
Munas APPI 2026 Perkuat Profesionalisme dan Independensi Pers
Bupati Karawang Komitmen Tingkatkan Anggaran UMKM, Targetkan Capai Rp13 Miliar di 2027
JUT Kosambibatu Disorot, Hasil Pengukuran dan Klarifikasi Pihak Terkait Jadi Bahan Verifikasi
Berita ini 114 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 03:04

FMSB TEGASKAN KOMITMEN KAWAL PERSOALAN PT CMM, IQBAL MAULANA: JANGAN LECEHKAN PENEGAKAN ATURAN PEMERINTAH DAERAH!

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47

Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan LSM Laskar NKRI, Siap Sidak Dugaan Penutupan Drainase PT SAI

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:21

Perluas Struktur Organisasi, DPC PSN Karawang Serahkan SK DPAC Kecamatan Klari

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:34

Komitmen PRIMA di Tengah Renovasi, Kejari Karawang Pastikan Layanan Hukum Tetap Optimal

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:57

Bupati Karawang Sidak Tempat Hiburan Malam, Temukan Sejumlah Pelanggaran Perizinan

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:00

Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta

Kamis, 28 Mei 2026 - 06:55

Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:31

Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat

Berita Terbaru