Banjir Kembali Rendam Perum Dita Resident, Warga Kecewa Tak Ada Tindak Lanjut dari Pengembang

- Penulis

Minggu, 22 Juni 2025 - 07:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com — Perumahan Dita Resident yang berlokasi di Desa Cibalongsari, Karawang, kembali dilanda banjir usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. (22/06) Peristiwa banjir ini bukan yang pertama, melainkan sudah menjadi langganan hampir setiap tahun, terutama saat intensitas hujan tinggi.

Menurut keterangan warga setempat, Rahmat, genangan air bahkan masuk ke dalam rumah warga hingga mencapai lutut orang dewasa. Ia menyebutkan bahwa kondisi ini terus berulang karena sistem drainase di perumahan tersebut tidak berfungsi dengan baik.

Setiap hujan deras pasti banjir. Got dan saluran air seperti tidak berfungsi. Kemungkinan besar dari awal pembangunan setplan-nya tidak sesuai, atau bahkan asal-asalan,” ujar Rahmat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menambahkan bahwa keluhan warga sudah sering disampaikan, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut maupun perbaikan dari pihak developer maupun pengembang. Bahkan, banyak rumah di perumahan tersebut kini telah ditinggalkan oleh pemiliknya karena merasa tidak nyaman dan dirugikan.

Baca Juga:  RDP Dugaan Malpraktik RS Hastien Ricuh, Kadinkes Karawang Dituding Arogan dan Diduga Tutupi Fakta: LBH Bumi Proklamasi Desak Evaluasi dan Lapor ke Komnas HAM

Seorang warga lainnya yang enggan disebutkan namanya mengaku sangat kecewa. “Sudah bertahun-tahun saya tinggal di sini, dan selalu kebanjiran saat hujan deras. Tapi dari pihak perusahaan tidak pernah ada tindakan atau perbaikan. Mereka seolah-olah lepas tangan,” keluhnya.

Menurut aturan yang berlaku, setiap pembangunan perumahan wajib mengikuti perizinan yang mencakup denah setplan serta sistem drainase yang sesuai dan layak. Sayangnya, warga menilai pembangunan yang dilakukan hanya berfokus pada pembangunan rumah tanpa memperhatikan fungsi dan kelayakan fasilitas penunjang, seperti got dan saluran pembuangan air.

Kini warga berharap ada perhatian dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meninjau langsung kondisi lapangan, serta mendorong pengembang agar bertanggung jawab atas kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami penghuni. (Dadan)

Berita Terkait

Kecelakaan di Jalan Lingkar Luar Tanjungpura – Klari, Muatan Beras Berserakan di Jalan
Truk Muatan Minyak Sayur Terguling di Jalur Pantura, Arus Lalu Lintas di Jatisari Macet Panjang
Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras
Dugaan Abuse of Power Menguat, LBH Laskar NKRI Laporkan Kades Sumurkondang ke Bupati
Skandal Ponpes Terbongkar, Dugaan Pencabulan Santriwati Picu Amarah Warga
Tragedi Rel Bekasi Timur: KRL Ringsek Usai Ditabrak Argo Bromo Anggrek dari Belakang
Reklame di Tiang Listrik Picu Polemik, PLN Karawang Turun Tangan Tindaklanjuti Aduan Warga
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 05:16

Kejari Karawang Segel Kantor Pusat PT BAS, Penyidikan Dugaan Korupsi KPR Bank Himbara Terus Bergulir

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:23

Kejari Karawang Selidiki Dugaan Korupsi KPR BTN di Kartika Residence dan Citra Swarna Grande

Senin, 18 Mei 2026 - 12:42

Viral Ancam Gorok Wartawan, Ken Ken Diamankan dan Dilimpahkan ke Polresta Tangerang

Senin, 18 Mei 2026 - 12:17

Diduga Abaikan Kepatuhan Perizinan, PT. Raja Jeva Nisi Disorot Keras: Bangun Gudang Baru Tanpa PBG dan Belum Kantongi SLF

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:20

Merasa Dirugikan, Konsumen Kartika Residence Gandeng LBH Lintas Buana Nusantara untuk Tempuh Jalur Hukum

Senin, 11 Mei 2026 - 09:59

Identitas Pelajar yang Tewas di Bantaran Citarum Terungkap, Polisi Temukan Luka di Leher

Senin, 11 Mei 2026 - 05:40

Sesosok Mayat Diduga Remaja Ditemukan Tersungkur di Bantaran Citarum Karawang

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:52

Merasa Diberhentikan Sepihak, Ketua Pengawas Koperasi RS Bayukarta Minta DPRD Turun Tangan

Berita Terbaru