Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras

Keterangan Foto: Diduga Disunat, Bantuan Bibit Padi di Rengasdengklok Malah Jadi Beras

Karawang | Lintaskarawang.com – Dugaan penyelewengan bantuan bibit padi mencuat di Dusun Kobak Karim, Desa Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, bantuan yang seharusnya menjadi penopang produktivitas petani itu diduga tak pernah sampai ke penerima, bahkan disebut-sebut telah dialihkan menjadi beras.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bantuan tersebut diduga disalahgunakan oleh oknum Ketua Kelompok Tani (Poktan), bibit yang semestinya ditanam justru diduga digiling menjadi beras untuk kepentingan tertentu.

Tokoh masyarakat setempat, Dicky Wahyudin, mengungkapkan bahwa para petani tidak pernah menerima bantuan tersebut, ia menyebut praktik itu bukan terjadi sekali, melainkan berulang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bantuan tidak dibagikan ke petani, bahkan bibitnya digiling jadi beras, sudah terjadi beberapa kali,” ujarnya, Kamis (30/04/26).

Menurut Dicky, pada kejadian terakhir yang terungkap pada April 2026, sekitar delapan karung atau setara kurang lebih delapan kuintal bibit padi diduga dialihkan, jika benar, hal ini tidak hanya melanggar aturan administratif, tetapi juga berpotensi merugikan petani secara langsung.

Baca Juga:  Hujan Disertai Angin, Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan Menuju Gebang Jaya

Dugaan tersebut mengarah pada oknum Ketua Poktan yang memiliki akses terhadap distribusi bantuan, peristiwa ini diduga terjadi berulang kali di wilayah Dusun Kobak Karim, dengan indikasi lemahnya pengawasan serta celah dalam sistem administrasi kelompok tani.

Modus yang disinyalir dilakukan yakni mengalihkan bibit padi yang seharusnya ditanam oleh petani, lalu menggilingnya menjadi beras yang tidak disalurkan kepada penerima manfaat.

Kondisi ini memicu kekecewaan di kalangan petani, mereka merasa haknya dirampas, sementara bantuan yang diharapkan mampu meningkatkan hasil panen justru hilang tanpa kejelasan.

Kasus ini juga memunculkan pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas distribusi bantuan pertanian, jika dugaan tersebut terbukti, bukan tidak mungkin praktik serupa terjadi di tempat lain tanpa terdeteksi.

Masyarakat mendesak pemerintah desa dan instansi terkait segera melakukan investigasi menyeluruh, mereka juga meminta sanksi tegas bagi pihak yang terbukti melakukan penyimpangan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Penulis: Apih Kasur

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Polemik Limbah PT MIM Diseret ke Ranah Hukum, Askun: Kades Tak Berwenang Intervensi B2B
Dugaan Abuse of Power Menguat, LBH Laskar NKRI Laporkan Kades Sumurkondang ke Bupati
Skandal Ponpes Terbongkar, Dugaan Pencabulan Santriwati Picu Amarah Warga
Tragedi Rel Bekasi Timur: KRL Ringsek Usai Ditabrak Argo Bromo Anggrek dari Belakang
Reklame di Tiang Listrik Picu Polemik, PLN Karawang Turun Tangan Tindaklanjuti Aduan Warga
Polres Karawang Amankan Dua Pengedar Obat Keras Terlarang di Purwasari
Forklift Tersangkut di Flyover Bypass Karawang, Lalu Lintas Sempat Tersendat
Diduga Proyek Rutilahu Bermasalah Warga Soroti Ketiadaan Papan Informasi dan Material Tidak Sesuai
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:05

Dugaan Penyalahgunaan DBH Desa Serijaya Mencuat, DPRD Karawang Dorong Audit Investigatif

Kamis, 30 April 2026 - 07:27

Kabel Semrawut Ganggu Proyek Irigasi, Pemkab Siapkan Penataan

Rabu, 29 April 2026 - 12:25

Dinas Pertanian Karawang Bina Petani di Kebun Glenmore, Dorong Hortikultura Modern

Senin, 27 April 2026 - 10:22

FORDAS Cilamaya Berbunga Ucapkan Selamat, Optimistis Kepemimpinan Jumhur Hidayat Perkuat Kebijakan Lingkungan

Jumat, 24 April 2026 - 17:10

Viral Dugaan Penculikan Anak di Kotabaru Karawang, Polisi Pastikan Hanya Kesalahpahaman

Kamis, 23 April 2026 - 10:27

Bapas Bogor Deklarasi Zero Pungli dan Narkoba, Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Toleransi

Rabu, 22 April 2026 - 05:03

Sapi Kurban Premium dari Boyolali Hadir di Karawang, Harga Mulai Rp 23 Juta!

Selasa, 21 April 2026 - 07:29

Gagal Panen Berulang, DPRD Karawang Soroti Irigasi hingga Distribusi Pupuk

Berita Terbaru