Wawasan Nusantara Jadi Sorotan, Ketum Karang Taruna Karawang Ajak Pemuda Tetap Jaga Identitas Bangsa di Era Global

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Lintaskarawang.com – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, pemahaman tentang Wawasan Nusantara dinilai semakin penting untuk menjaga jati diri generasi muda Indonesia. Hal itu disampaikan Ketua Umum Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dhani Sudirman, S.H., S.T., S.E., M.M., saat menjadi narasumber dalam wawancara edukatif yang digelar mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang, Minggu (07/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Karang Taruna Kabupaten Karawang pukul 11.00–13.00 WIB tersebut mengangkat tema “Wawasan Nusantara dalam Membangun Jati Diri di Tengah Pergaulan Dunia.” Wawancara dikemas dalam format dokumenter semi-formal sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya mempertahankan identitas kebangsaan di era modern.

Dalam kesempatan itu, Dhani Sudirman menegaskan bahwa Wawasan Nusantara tidak hanya berkaitan dengan kesatuan wilayah Indonesia, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kebangsaan yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karang Taruna harus menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter pemuda. Kita tidak hanya berbicara soal kegiatan sosial, tetapi juga memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di tengah perubahan zaman,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks akibat derasnya pengaruh budaya global yang masuk melalui media sosial dan platform digital. Jika tidak disikapi secara bijak, kondisi tersebut berpotensi mengikis identitas lokal dan rasa cinta tanah air.

Karena itu, lanjut Dhani, Karang Taruna memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan dan pemberdayaan pemuda. Selain menjalankan kegiatan sosial kemasyarakatan, organisasi tersebut juga aktif menanamkan nilai persatuan, gotong royong, kepemimpinan, dan nasionalisme kepada generasi muda.

Baca Juga:  Dawan Kembali Terpilih Jadi Anggota BPD Rengasdengklok Selatan, Raih 45 Suara

Ia juga mengajak para pemuda untuk tetap membawa semangat kebangsaan di mana pun berada, baik saat menempuh pendidikan maupun berkarier di dalam dan luar negeri.

“Di mana pun berada, pemuda Indonesia harus menjadi duta bangsa. Prestasi di tingkat global harus berjalan seiring dengan upaya menjaga nilai dan karakter kebangsaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dhani menjelaskan bahwa Karang Taruna Kabupaten Karawang terus menjalankan berbagai program pembinaan karakter melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat, pelestarian seni dan budaya lokal, gotong royong, kegiatan sosial, hingga kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga pendidikan.

Di era digital, Karang Taruna juga mendorong pemanfaatan media sosial sebagai sarana efektif untuk menyebarkan nilai-nilai kebangsaan agar lebih dekat dengan generasi muda.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Teknik Informatika UBP Karawang, yakni M. Iqbal Aji Nugroho, Rayhan Sanie Aji, Karuniasih Iva Nastigar, dan Ariestia Saputra. Melalui wawancara tersebut, para mahasiswa berupaya menggali pandangan mengenai implementasi Wawasan Nusantara dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat kesadaran kebangsaan di kalangan generasi muda.

Diharapkan, kegiatan edukatif semacam ini dapat memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang berwawasan kebangsaan, berdaya saing global, serta tetap berakar pada nilai-nilai budaya Indonesia.

Penulis : Wahid

Berita Terkait

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan
Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan
Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya
DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda
2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034
Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab
Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru