Presiden Prabowo Resmikan Kawasan Tambak Nila Salin di Karawang, Dorong Ekonomi Berbasis Perikanan

- Penulis

Senin, 2 Desember 2024 - 12:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Sholeh Harahap, S.I.P., M.I.P., selaku Dansatgas Pamwil, memimpin langsung pengamanan VVIP dalam kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta rombongan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (2/12/2024).

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk meresmikan Model Kawasan Tambak Budidaya Ikan Nila Salin di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Desa Pusakajaya Utara, Kabupaten Karawang. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan Asta Cita, khususnya terkait swasembada pangan, pemerataan ekonomi, dan pemberantasan kemiskinan melalui sektor perikanan.

Presiden Prabowo tiba di BLUPPB Karawang sekitar pukul 09.00 WIB dan langsung menuju menara pandang untuk meninjau tambak budidaya ikan nila salin. Dari atas menara, Presiden menyaksikan langsung aktivitas budidaya di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, memberikan penjelasan melalui display panel mengenai potensi dan produktivitas tambak. Ia menyebutkan tambak ini memiliki target produksi 80-100 ton per hektar per siklus, menjadikannya salah satu model unggulan di Indonesia.

Baca Juga:  Prabowo-Gibran Rencanakan Program Unggulan untuk Indonesia

Presiden Prabowo, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan, melakukan penebaran benih ikan nila salin di salah satu kolam tambak. Penebaran ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tambak sekaligus mendukung program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan berbasis ekonomi biru.

Presiden juga meninjau area pendederan benih ikan nila salin yang menjadi bagian awal dari siklus budidaya. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyempatkan diri berinteraksi dengan warga dan pembudidaya ikan di sekitar kawasan tambak.

Program ini mendukung penyediaan makanan bergizi berbasis protein ikan secara gratis kepada masyarakat, sejalan dengan langkah pemerintah mengatasi stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan sektor perikanan budidaya sebagai pilar utama ekonomi nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

(Suci)

 

Berita Terkait

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
Berita ini 26 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:39

Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik

Kamis, 17 September 2026 - 15:05

Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Selasa, 15 September 2026 - 04:35

Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Berita Terbaru