Kembali Beredar Video yang Menyesatkan: Pernyataan Tidak Benar Mengenai Peta Jalan Pendidikan

- Penulis

Kamis, 29 Februari 2024 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintaskarawang.com – Video berisi klaim palsu bahwa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berencana menghapus frasa “agama” dalam dokumen draf Peta Jalan Pendidikan Tahun 2020-2035 kembali beredar. Klaim ini telah diidentifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai disinformasi, sama seperti video yang disebarkan pada tahun 2023.

Faktanya, pada tahun 2021, Kemendikbudristek telah memberikan tanggapan terhadap isu ini. Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbud, Hendarman, menegaskan bahwa dokumen draf yang dimaksud bukanlah dokumen final. Dokumen tersebut masih dalam tahap “DRAFT” dan sedang dibahas bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) serta 60 organisasi terkait.

Baca Juga:  Hari jadi Desa Sukaharja di meriahkan oleh pasar UMKM san jalan sehat

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, juga telah menegaskan pada tahun 2021 bahwa klaim tersebut tidak benar. Beliau menyatakan bahwa Kemendikbud tidak akan menghapus mata pelajaran agama, mengingat pentingnya agama bagi pendidikan bangsa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelusuran menunjukkan bahwa isu mengenai penghapusan pelajaran agama di sekolah telah beredar sejak tahun 2017 dan terus muncul kembali hingga awal tahun 2024. Oleh karena itu, isu ini dapat dikategorikan sebagai disinformasi.

Keterangan lengkap dapat dilihat di [sumber resmi Kemendikbud](https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2023/10/disinformasi-tentang-draft-agama-dihapus-).

(Red)

Berita Terkait

MBG untuk Anak, Bukan untuk Ulat: Dugaan Temuan Ulat di SDN Ciptamargi 4 Harus Diusut
Karawang Job Fair 2026 Dibuka, Tersedia Formasi Khusus Penyandang Disabilitas
BPD Tirtasari Memanas! Jumlah Pemilih Mendadak Berlipat, Proses Pemilihan Dituntut Diulang
DPRD Karawang Gelar Rapat Paripurna, Bahas KUA-PPAS 2027 dan Propemperda 2026
BUMDes Mandiri Sejahtera Parungmulya Dorong Masyarakat Jadi Mitra Strategis Kawasan Industri
Dugaan Intimidasi Jelang Pilkades Sumber Urip, Warga Mengaku Dimaki dan Diancam Putus Listrik.
Diduga Minta Uang, Pekerjaan Pemagaran di Sindangmulya Dihentikan Kades, Warga Desak PRKP Turun Tangan
Ayo Bayar PBB-P2 Sebelum 30 September, Inilah Beragam Manfaatnya
Berita ini 4 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:15

Mobil Anggota DPRD Karawang Dikepung 10 Orang Mengaku Debt Collector, Diduga Ada Intimidasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:21

Sinergi Membumi untuk Pendidikan Karawang: Program “Lapor Kang Cucu” Jalin Kolaborasi Strategis dengan Pesantren Lestari Alam Qurani

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:18

Sosialisasi Satgas Citarum Harum 2026 Digelar di Dewisari, Fokus Normalisasi Sungai Cegah Banjir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:54

Wakil Ketua BPD Sindangmulya Pertanyakan Transparansi Dana BUMDes 2018–2026, Muncul Dugaan Pengelolaan Anggaran Bermasalah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:20

CCTV Dicuri Maling, Bos Alvin Mengaku Sudah Berkali-kali Kehilangan Barang di Empang Karyasari

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:44

BRI Tambah 47 Mesin CRM, Transaksi Nasabah Kini Makin Mudah.

Senin, 24 Agustus 2026 - 03:35

Gelora Banteng Karawang Menggema Di Sragen, 111 Kader PDI Perjuangan Berangkat ke Surabaya Dukung Jabar di Final Soekarno Cup 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:42

30 PAC PDI Perjuangan Karawang Bertolak ke Surabaya, Siap Banjiri Final Soekarno Cup 2026 Demi Kemenangan Jawa Barat

Berita Terbaru