Tokoh Masyarakat dan Pemuda Karawang Wetan Bersuara Usai Polemik Proposal Kelurahan, Minta Tata Kelola Lebih Transparan

- Penulis

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Muhammad Karya Ketua Forum RT/RW Karawang Wetan

Keterangan Foto: Muhammad Karya Ketua Forum RT/RW Karawang Wetan

Karawang | Lintaskarawang.com – Polemik terkait beredarnya proposal pembangunan fasilitas kantor Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, terus menjadi perhatian publik, setelah mendapat teguran dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, kini tokoh masyarakat hingga unsur kepemudaan di wilayah tersebut turut angkat bicara guna meredam situasi.

Ketua Forum RT/RW Karawang Wetan, Muhammad Karya, menyayangkan polemik yang muncul dan menilai persoalan tersebut sejatinya dapat dicegah apabila komunikasi antara pihak kelurahan dengan unsur masyarakat berjalan lebih intensif sejak awal.

“sangat disayangkan hal ini terjadi, ke depan komunikasi yang baik dengan para Ketua RW, Karang Taruna, seluruh lapisan masyarakat, termasuk rekan-rekan pers, harus dikedepankan, ini menjadi pengalaman berharga bagi kita semua agar lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, prinsip transparansi dan musyawarah harus menjadi landasan utama dalam setiap upaya pembangunan wilayah, terlebih jika melibatkan partisipasi dari pihak swasta maupun pelaku usaha lokal.

Hal senada disampaikan unsur kepemudaan Karawang Wetan, ketua Sub OTISTA 08, Kubil, menyebut seluruh elemen pemuda dan Karang Taruna tetap solid, namun merasa prihatin dengan munculnya isu dugaan pungutan yang dinilai mencoreng nama baik wilayah.

“Kami membawa nama jajaran kepemudaan Karwet yang bersatu dengan Karang Taruna Kelurahan, kami menyatakan bahwa tindakan yang tidak berdasar seperti itu tidak dibenarkan, kaum pemuda sangat terpukul dan menyayangkan tindakan konyol tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemkab Karawang Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Berdasarkan Manajemen Talenta

Meski demikian, para pemuda berharap polemik yang terjadi tidak memutus semangat kolaborasi dalam membangun Karawang Wetan, sebaliknya peristiwa ini diharapkan menjadi momentum evaluasi agar sistem koordinasi pemerintahan berjalan lebih tertib dan sesuai aturan.

Sebelumnya, Lurah Karawang Wetan, Nenti, telah memberikan klarifikasi bahwa proposal yang diedarkan kepada sejumlah pengusaha bersifat sukarela untuk membantu renovasi fasilitas publik di kantor kelurahan, seperti toilet dan aula yang disebut dalam kondisi memprihatinkan.

“Kalau mereka mau memberikan, ya syukur kalau tidak juga tidak apa-apa, kami tidak memaksa, kami sudah mengajukan ke Pemda untuk pembangunan aula, namun masih menunggu proses yang tidak sebentar,” jelasnya, Senin (04/05).

Namun langkah tersebut kemudian menuai teguran dari BKPSDM Kabupaten Karawang. Sekretaris BKPSDM, Gery Samrodi, mengingatkan agar aparatur sipil negara tidak melakukan pungutan di luar ketentuan yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Pihak kelurahan sendiri menyatakan siap menarik kembali proposal tersebut apabila terbukti menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Dengan adanya respons dari tokoh masyarakat, unsur pemuda, serta klarifikasi dari pemerintah, situasi di Karawang Wetan diharapkan kembali kondusif, berbagai pihak pun mendorong agar momentum ini menjadi bahan evaluasi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, komunikatif, dan akuntabel.

Penulis: Aan Ade Warino

Editor: Dadang A.H

Berita Terkait

Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan LSM Laskar NKRI, Siap Sidak Dugaan Penutupan Drainase PT SAI
Perluas Struktur Organisasi, DPC PSN Karawang Serahkan SK DPAC Kecamatan Klari
Komitmen PRIMA di Tengah Renovasi, Kejari Karawang Pastikan Layanan Hukum Tetap Optimal
Bupati Karawang Sidak Tempat Hiburan Malam, Temukan Sejumlah Pelanggaran Perizinan
Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta
Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru