Dugaan Penyalahgunaan DBH Desa Serijaya Mencuat, DPRD Karawang Dorong Audit Investigatif

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 09:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: April Kepala Bidang Ekonomi DPD LSM GMBI Distrik Karawang saat Rapat Dengar Pendapat di Komisi 1 DPRD Karawang

Poto: April Kepala Bidang Ekonomi DPD LSM GMBI Distrik Karawang saat Rapat Dengar Pendapat di Komisi 1 DPRD Karawang

Karawang | Lintaskarawang.com – Dugaan penyalahgunaan dokumen keuangan negara dalam pengelolaan dana bagi hasil (DBH) Desa Serijaya, Kecamatan Tirtajaya, mencuat dalam rapat dengar pendapat Komisi I DPRD Karawang, Kamis (30/04/26).

Isu ini mengemuka setelah perwakilan LSM mengungkap sejumlah kejanggalan dalam administrasi keuangan desa, khususnya terkait penggunaan buku cek pencairan dana.

Kepala Bidang Ekonomi DPD LSM GMBI Distrik Karawang, April, menyebut pihaknya menemukan indikasi ketidaksesuaian prosedur, perangkat Desa Serijaya, kata dia, mengklaim buku cek pencairan dana hilang, namun tidak dapat menunjukkan bukti laporan kehilangan resmi sebagai dasar administrasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seharusnya ada laporan kehilangan, tapi ini tidak ada, bahkan muncul fakta bahwa buku cek pengganti bisa diterbitkan tanpa laporan tersebut,” ujar April usai rapat.

Temuan itu memicu pertanyaan dari anggota DPRD terkait mekanisme yang diterapkan oleh Bank BJB sebagai lembaga penyalur dana.

Baca Juga:  DPRD Karawang Bahas Raperda Kabupaten Layak Anak, Pansus Bedah Pasal Demi Pasal

DPRD menilai perlu ada kejelasan apakah prosedur penerbitan buku cek telah berubah atau terjadi pelanggaran dalam praktiknya, dalam forum tersebut, DPRD menyoroti adanya potensi inkonsistensi dalam tata kelola administrasi keuangan desa.

Klarifikasi dari pihak perbankan dinilai krusial untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Karawang merekomendasikan Inspektorat daerah untuk segera melakukan audit investigatif secara menyeluruh, pemeriksaan tidak hanya difokuskan pada Desa Serijaya, tetapi juga diperluas ke desa lain guna mencegah potensi pelanggaran serupa.

DPRD juga menekankan pentingnya penguatan aspek hukum serta tata kelola administrasi keuangan di tingkat desa sebagai langkah preventif.

Pihak Desa Serijaya diminta bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan berlangsung. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah desa maupun Bank BJB terkait dugaan tersebut.

Penulis: Ripai

Editor: Aan Ade Warino

Berita Terkait

Komisi III DPRD Karawang Tindaklanjuti Aduan LSM Laskar NKRI, Siap Sidak Dugaan Penutupan Drainase PT SAI
Perluas Struktur Organisasi, DPC PSN Karawang Serahkan SK DPAC Kecamatan Klari
Komitmen PRIMA di Tengah Renovasi, Kejari Karawang Pastikan Layanan Hukum Tetap Optimal
Bupati Karawang Sidak Tempat Hiburan Malam, Temukan Sejumlah Pelanggaran Perizinan
Kembalikan Pengelolaan Pasar Cikampek 1 ke Pemkab, Tolak BOT Pengelolaan Pasar oleh Perusahaan Swasta
Iduladha 2026, Pemkab Karawang Distribusikan 25 Sapi dan Kurban Presiden Prabowo
Kunjungi Warga Telukjambe, Pipik Taufik Ismail Tegaskan Komitmen Serap Aspirasi Masyarakat
Hadiri Rapat Minggon, Kapolsek Purwasari Ajak Semua Elemen Jaga Kondusifitas Wilayah
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 05:14

Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus

Rabu, 16 September 2026 - 02:32

Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang

Jumat, 11 September 2026 - 04:25

Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 04:12

Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga

Jumat, 11 September 2026 - 02:35

DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Kamis, 10 September 2026 - 12:14

Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang

Kamis, 10 September 2026 - 08:22

Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah

Senin, 7 September 2026 - 12:27

63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut

Berita Terbaru