Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian

- Penulis

Selasa, 15 September 2026 - 04:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Polemik penyaluran bantuan beras Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan. Wakil Abo meminta pemerintah desa segera mengevaluasi mekanisme pembagian bantuan menyusul banyaknya warga yang mengaku belum menerima beras meski penyaluran telah berlangsung selama tiga hari, Sabtu hingga Senin (12–14 September 2026).

Keluhan warga disampaikan langsung kepada Wakil Abo yang juga menjabat sebagai Ketua RT 01 Dusun Rengasjaya 1. Ia menilai penyaluran bantuan harus mengutamakan masyarakat yang telah memiliki surat atau stempel penerima, tanpa mempersoalkan kategori desil.

Menurut Wakil Abo, pemerintah desa dan pihak terkait seharusnya mengacu pada data penerima yang telah ditetapkan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harusnya sudah ada data penerima yang dirilis. Kasihan masyarakat yang sampai sekarang belum mendapatkan bantuan beras. Jangan sampai warga yang berhak justru belum menerima,” ujar Wakil Abo, Senin (14/09/2026).

Wakil Abo Juga, masih banyak beras Bapanas yang terlihat ada 90 karung di GOR Desa Rengasdengklok Selatan. Karena itu, ia menyarankan agar sisa beras tersebut segera disalurkan kepada masyarakat yang belum menerima bantuan, bukan dikembalikan ke Bulog.

“Saran saya ke Pak Nang selaku PSM, tidak usah lihat desil, yang penting warga yang sudah ada stempel penerima dibagikan saja. Beras masih banyak bertumpuk di GOR desa. Masa beras sisanya mau dikembalikan ke Bulog? Lebih baik bagikan saja ke masyarakat, supaya selesai dan tidak ada lagi pertanyaan dari warga,” kata Wakil Abo.

Baca Juga:  Julukan lumbung padi Tapi Masyarakatnya menjerit Karena Harga beras Melambung tinggi

Dan Ia juga mengusulkan agar penyaluran bantuan berikutnya tidak dipusatkan di kantor desa. Menurutnya, pembagian di setiap dusun atau kewilayahan akan membuat proses lebih tertib dan memudahkan pencocokan data penerima.

“Kalau dibagikan per dusun, warga tidak perlu berdesakan di kantor desa. Prosesnya lebih rapi, penerimanya lebih jelas, dan masyarakat lebih mudah mengambil bantuan,” ujarnya.

Wakil Abo berharap Pemerintah Desa Rengasdengklok Selatan segera memberikan penjelasan terkait data penerima dan mekanisme penyaluran agar polemik tidak semakin meluas di tengah masyarakat.

Sementara itu, sejumlah warga juga menginginkan pembagian bantuan dilakukan di masing-masing dusun agar tidak terjadi kerumunan dan seluruh warga yang berhak menerima bantuan dapat terlayani dengan baik.

Hingga berita ini diterbitkan, masih terdapat laporan warga yang mengaku belum menerima bantuan beras Bapanas, sementara sebagian beras disebut masih tersimpan di GOR Desa Rengasdengklok Selatan. Warga berharap penyaluran segera dituntaskan agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan.

Penulis : Apih Kasur

Penyunting : Wahid

Berita Terkait

Hari Tani Nasional, PPTK dan SETAKAR Desak Pemblokiran SHGB Perusahaan di Kawasan Hutan KIIC
Tiga RSUD Karawang Raih Terbaik I Helaran Budaya, Bukti Kekompakan Layanan Publik
Diduga Kain Tampon Tertinggal di Rongga Hidung Pasien, Kuasa Hukum Soroti Penanganan RS Citra Sari Husada dan Minta DPRD Karawang Turun Tangan
Diduga Ada Mark-Up Anggaran Rehabilitasi SDN Solokan I Pakisjaya, Proyek Rp327 Juta Disorot
Warga Mulyajaya Soroti Aset dan Dana Desa Rp190 Juta, Inspektorat Diminta Tegak Lurus
Lebih Praktis! TANGKAR Resmi Jadi SuperApp untuk Semua Layanan Publik Karawang
Optimalkan Kolaborasi, DPRD dan Pemkab Karawang Gelar Paripurna Istimewa HUT ke-393
DPRD Karawang Gelar RDP Bahas Dugaan Oil Spill di Ciparage dan Cemarajaya, Tim Investigasi Dibentuk
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru