GMPI Rengasdengklok Selatan Pertanyakan Mekanisme Pembagian Undangan Beras Bapanas, Soroti Dugaan Keterlibatan Oknum BPD Berinisial DS

- Penulis

Selasa, 15 September 2026 - 07:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Polemik penyaluran bantuan beras Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, kembali menjadi sorotan. Kali ini, Gerakan Militansi Pejuang Indonesia (GMPI) Korja Rengasdengklok Selatan mempertanyakan mekanisme pembagian surat undangan penerima bantuan yang dinilai berbeda dari biasanya.

Ketua Korja GMPI Rengasdengklok Selatan, Iwan Ridwan, mengaku menerima banyak keluhan dari warga Dusun Bojongkarya II yang mengaku tidak mendapatkan surat undangan, meski merasa berhak menerima bantuan beras Bapanas.

Menurut Iwan, polemik muncul setelah adanya dugaan keterlibatan oknum BPD berinisial DS dalam proses pembagian surat undangan. Ia menilai pembagian undangan seharusnya menjadi kewenangan pemerintah desa melalui perangkat dusun berdasarkan hasil musyawarah bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang menjadi pertanyaan kami, kenapa pembagian undangan kali ini berbeda dengan biasanya. Kalau memang ada keterlibatan oknum BPD, seharusnya ada musyawarah terlebih dahulu agar mekanismenya jelas dan tidak menimbulkan kesalahpahaman,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, warga Dusun Bojongkarya II yang tidak menerima bantuan kemudian mendatangi kepala dusun untuk meminta penjelasan. Namun, menurutnya, kepala dusun hanya memegang sebagian surat undangan, sementara sebagian lainnya diduga berada di pihak oknum BPD berinisial DS.

Baca Juga:  Petani Kemiri Apresiasi Program P3-TGAI, Jaringan Irigasi Diharapkan Mampu Tingkatkan Hasil Pertanian

Kondisi tersebut, lanjut Iwan, menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat Dusun Bojongkarya II dan berpotensi memicu konflik antara warga dengan perangkat dusun maupun BPD karena masing-masing dianggap bertanggung jawab atas pembagian undangan.

Iwan juga mempertanyakan mengapa persoalan ini hanya terjadi di Dusun Bojongkarya II, sementara dusun lainnya tidak mengalami permasalahan serupa dalam penyaluran bantuan beras Bapanas.

GMPI meminta Pemerintah Desa Rengasdengklok Selatan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar aturan dan mekanisme pembagian surat undangan bantuan beras Bapanas agar polemik tidak semakin meluas dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Rengasdengklok Selatan maupun oknum BPD berinisial DS belum memberikan keterangan atau tanggapan terkait dugaan keterlibatan dalam pembagian surat undangan bantuan beras Bapanas tersebut.

Penulis: Apih Kasur

Penyunting: Wahid

Berita Terkait

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda
2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034
Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab
Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air
Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019
Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga
Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:45

DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:11

2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:25

Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:06

Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:50

Bukan Sekadar Simbol Sejarah, Paguyuban Tugu Kebulatan Tekad Buktikan Perawatan Nyata Sejak 2019

Rabu, 30 September 2026 - 12:57

Gebyar Paten Kutawaluya Hadirkan Layanan Publik dan Bantuan Sosial bagi Warga

Rabu, 30 September 2026 - 05:50

Dua Bakal Calon Kades Sampalan Lolos Pemeriksaan Administrasi, Ahmad Basuni dan Jaenudin Siap Ikuti Tahapan Selanjutnya

Selasa, 29 September 2026 - 06:32

Ata Saju Bawa Visi “Sabajaya Maju, Aman dan Bermartabat”, Siap Bertarung di Pilkades 2026–2034

Berita Terbaru