SALAM SATU JARI DI RUMAH DUKA KOSAMBI, DIDUGA LANGGAR MASA TENANG PILKADA

- Penulis

Minggu, 24 November 2024 - 13:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang, Lintaskarawang.com – 24 November 2024. Sebuah foto yang beredar di grup WhatsApp Forum Jurnalis Karawang & Aktivis memicu kontroversi di tengah masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Dalam foto tersebut, seorang yang diduga bernama Alex Markuez – kemungkinan nama samaran – memposting gambar rekannya, Enung, menunjukkan salam satu jari di rumah duka. Salam tersebut disinyalir mengarah pada ajakan dukungan terhadap salah satu pasangan calon (paslon).

Ironisnya, aksi tersebut terjadi di rumah duka almarhumah Dedeh Sumiati, warga Kosambi 2 Tengah Blok Sawo RT 27 RW 08, yang baru saja berpulang. Situasi tersebut menuai kecaman karena dianggap tidak etis, terlebih di masa tenang Pilkada yang melarang segala bentuk kampanye, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

“Sungguh tidak pantas, di tengah suasana duka malah membawa kampanye. Ini benar-benar tidak beradab,” ungkap salah satu tanggapan di grup lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen duka yang semestinya menjadi waktu bagi keluarga dan kerabat untuk berbelasungkawa justru dinodai dengan tindakan yang dinilai tidak menghormati situasi. Apalagi, masa tenang Pilkada secara tegas melarang segala bentuk aktivitas kampanye guna memberikan ruang bagi masyarakat untuk merenungkan pilihannya tanpa intervensi.

Baca Juga:  ANAK KEPALA PUSKESMAS KUTAMUKTI DIDUGA MENGHAMILI TETANGGA

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai insiden tersebut. Namun, masyarakat mendesak agar pihak berwenang, termasuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), segera mengambil tindakan tegas atas dugaan pelanggaran ini.

“Kalau dibiarkan, ini bisa menjadi preseden buruk. Masa tenang harus benar-benar steril dari segala bentuk politik praktis,” ujar salah satu aktivis Karawang, Mr Kim.

Pelanggaran terhadap masa tenang Pilkada dapat berimplikasi serius, termasuk sanksi administratif atau pidana bagi pelakunya. Bawaslu Karawang diharapkan segera melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran dari insiden ini dan menindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.

Masyarakat pun dihimbau untuk tetap menjaga kondusivitas selama masa tenang dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu konflik. Rumah duka, menurut banyak pihak, seharusnya menjadi tempat suci untuk mengenang kepergian almarhumah, bukan sebagai panggung politik. (Red)

 

Berita Terkait

BPD Kutaampel Laporkan Kades ke Polisi, Pengelolaan Anggaran Desa 2025 Dipersoalkan
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Ketua Umum Garda Wisesa Nusantara Kutuk Keras Oknum Pembuang Limbah B3 di Irigasi Desa Telukbango: “Ini Kejahatan Lingkungan”
Aktivitas Pengurugan di Lahan LP2B Masih Berjalan, Ketegasan Satpol PP Karawang Dipertanyakan
Dede Mulyana Kecam Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Pengurus Karang Taruna Tamelang, Minta Kasus Diusut Tuntas
Seruan Musyawarah Berujung Dugaan Penculikan, Pengurus Karang Taruna Tamelang Mengaku Disiksa OTK
LBH Soroti Dugaan Pelanggaran Aset Negara di SDN Ciranggon I, Dinas dan APH Didesak Bertindak
Diduga Bongkar Aset Sebelum Izin Penghapusan, Revitalisasi SDN Ciranggon I Karawang Menuai Sorotan
Berita ini 26 kali dibaca
Tag :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:11

Cegah Luapan Air ke Permukiman, RT dan Warga Warudoyong Selatan Gelar Kerja Bakti

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:48

Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil Karawang: Kebocoran Gas Berulang di PT Pindo Deli 2, KOALISI ORGANISASI MASYARAKAT SIPIL KARAWANG Tuntut Pencabutan Izin Produksi unit caustic soda plant pt pindo deli 2

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:59

Dua Pekerjaan SAB Perum Griya Indah Ciampel Disorot, Warga Pertanyakan Anggaran Rp221 Juta

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:09

Penampungan Oli di Waringinjaya Disorot, Air Kali Menghitam hingga Warga Keluhkan Bau Menyengat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:09

Keren! Produk Kreatif Karawang Tembus Nigeria, Inovasi Olah Limbah Industri Dilirik Menteri Ekraf

Rabu, 21 Oktober 2026 - 02:08

Gebyar PATEN Hadir di Kecamatan Rengasdengklok, Warga Dapat Mengakses Beragam Layanan Publik hingga Sunat Gratis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:31

Dugaan Perbuatan Melanggar Hukum oleh PT. NIJ terhadap PT Saptari Sentosa Sejahtera Resmi Layangkan Gugatan di Pengadilan Negeri Karawang

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:56

Motor Warga Mogok Usai Isi Pertalite di SPBU Pedes, Pengawas Minta Maaf

Berita Terbaru