NOBAR JUARA Gairahkan Ekonomi Karawang, Pemkab Bidik Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar Selama Piala Dunia 2026

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Lintaskarawang.com – Pemerintah Kabupaten Karawang bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karawang menghadirkan program NOBAR JUARA (Nonton Bareng Piala Dunia, Jajan Produk UMKM Karawang) sebagai perpaduan hiburan masyarakat dan penguatan ekonomi kerakyatan. Digelar di Lapang Karangpawitan mulai 27 Juni hingga 20 Juli 2026, kegiatan tersebut ditargetkan mampu menciptakan perputaran ekonomi mencapai Rp1 miliar melalui bazar ratusan produk unggulan UMKM lokal.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah masyarakat menikmati pertandingan Piala Dunia 2026 secara bersama-sama, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro di Karawang.

“Ini menjadi momen yang baik. Harapan masyarakat terhadap hadirnya ruang publik dan area usaha bagi UMKM bisa direalisasikan sebagai sarana hiburan sekaligus penggerak ekonomi,” kata Aep saat membuka kegiatan, Sabtu, 27 Juni 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Aep, keberadaan ruang publik yang dikelola secara optimal terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan perkembangan kawasan Tuparev yang kini semakin ramai dengan aktivitas UMKM.

“Dua tahun lalu kawasan Tuparev belum banyak dilirik. Sekarang UMKM mulai tumbuh. Saya minta dinas terus membina dan membimbing pelaku UMKM Karawang agar semakin maju,” ujarnya.

Aep juga menekankan bahwa kemajuan daerah hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, pemerintah terus berupaya menghadirkan ruang-ruang publik produktif yang dapat dimanfaatkan masyarakat setiap hari.

Momentum libur sekolah pun dinilai menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk menikmati hiburan bersama keluarga sambil mendukung produk-produk lokal.

“Hari ini anak-anak SD, SMP hingga SMA sedang libur. Daripada pergi ke tempat yang tidak jelas, lebih baik datang ke nobar bersama keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Karawang, Dindin Rachmady, menjelaskan bahwa penyelenggaraan NOBAR JUARA merupakan tindak lanjut atas surat Kementerian Dalam Negeri yang mengimbau pemerintah daerah menggelar nonton bersama Piala Dunia 2026.

Baca Juga:  Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Sidak Pabrik AQUA di Subang, Praktisi Hukum Soroti Dugaan Pelanggaran Lingkungan dan Iklan

Namun, Karawang mengembangkan konsep tersebut dengan memadukan tayangan pertandingan Piala Dunia bersama bazar UMKM sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Sebanyak 54 tenant menghadirkan 108 produk UMKM unggulan khas Karawang selama kegiatan berlangsung. Selain menyaksikan pertandingan, masyarakat juga dapat menikmati berbagai permainan berhadiah, hiburan musik, pertunjukan seni budaya, hingga doorprize.

“Konsep kegiatan ini tidak hanya nobar, tetapi juga menghadirkan bazar UMKM agar pelaku usaha lokal dapat memasarkan produk makanan khas Karawang. Selain itu ada game, doorprize, hingga hiburan musik dan seni budaya,” ujar Dindin.

Ia menambahkan, kemeriahan acara akan mencapai puncaknya pada 18–19 Juli 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Koperasi. Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Karawang optimistis target transaksi ekonomi sebesar Rp1 miliar dapat tercapai sehingga euforia Piala Dunia memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan pelaku UMKM.

Di sisi lain, perwakilan PWI Karawang, Wahyudi, mengatakan bahwa NOBAR JUARA merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Karawang, PWI Karawang, dan berbagai pemangku kepentingan yang memiliki semangat sama dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui momentum Piala Dunia.

“Kami bersama Pemkab Karawang dan stakeholder lainnya menggelar nobar Piala Dunia 2026 yang dipadukan dengan bazar UMKM khas Karawang agar ekonomi masyarakat terus bertumbuh,” katanya.

Wahyudi pun mengajak masyarakat Karawang memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai alternatif mengisi masa libur sekolah bersama keluarga, mulai dari menyaksikan pertandingan Piala Dunia, berbelanja produk-produk UMKM lokal, hingga menikmati beragam hiburan yang telah disiapkan panitia.

“Kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat Karawang. Silakan datang, menikmati pertandingan Piala Dunia, berbelanja produk UMKM, dan menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan,” pungkas Wahyudi.

Berita Terkait

NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Pipik Taufik Ismail Serap Aspirasi Warga Telukbango, Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak untuk Masyarakat.
Serap Aspirasi Warga Rengasdengklok, Pipik Taufik Tegaskan Pengawasan Anggaran Harus Berdampak Nyata
Dewan Pakar angkat Bicara: Hilangnya Anggota Karang Taruna Tamelang Jadi Demokrasi
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

Senin, 10 Agustus 2026 - 09:10

Dugaan Eksploitasi Seragam dan Bangunan di MTs Mursidul Falah Karawang Capai Rp1,3 Juta per Siswa

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:32

Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Berita Terbaru