Karawang | Lintaskarawang.com – Bhabinkamtibmas Desa Kemiri, Aipda Ayub Wahyudin, S.H., bersama perangkat desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Karang Taruna, dan masyarakat menggelar kerja bakti membersihkan saluran irigasi di Dusun Sukajaya II, RT 015/RW 003, Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kamis (02/07/2026).
Kegiatan difokuskan pada pembersihan sampah dan eceng gondok yang menghambat aliran air di saluran irigasi serta selokan. Aipda Ayub Wahyudin turut terjun langsung bersama warga mengangkat eceng gondok dan sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Menurut Aipda Ayub, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan cooling system.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan hanya kerja bakti, tapi juga cooling system sambil bersih-bersih. Kita ngobrol sama warga, mendengarkan keluhan mereka, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas,” ujarnya.
Di tempat terpisah, Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah melalui Kapolsek Rengasdengklok Kompol Edi Karyadi, S.H., mengapresiasi inisiatif yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Kemiri dalam menggerakkan masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi pelopor sekaligus motivator dalam membangun budaya gotong royong.
“Bhabin harus menjadi pelopor di tengah masyarakat. Lingkungan yang bersih membuat warga lebih sehat, sementara kekompakan masyarakat juga akan menciptakan situasi desa yang aman dan kondusif,” kata Kompol Edi.
Ia menambahkan, kehadiran polisi dalam kegiatan kerja bakti terbukti mampu meningkatkan partisipasi masyarakat.
“Kehadiran Bhabin membuat warga lebih semangat. Dulu sulit mengumpulkan orang untuk kerja bakti, sekarang masyarakat antusias karena polisi ikut turun langsung,” tuturnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran irigasi maupun selokan. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan langkah sederhana namun penting untuk mencegah banjir dan munculnya berbagai penyakit, terutama saat memasuki musim hujan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke saluran irigasi demi mencegah banjir dan berbagai penyakit saat musim hujan,” pungkasnya.(Wahid)













Tinggalkan Balasan