Gelombang Kecaman Meluas Anggota DPRD Karawang Desak Polisi Tangkap Pelaku Dugaan Penculikan Pengurus Karang Taruna

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Gelombang kecaman terhadap dugaan penculikan, penyekapan, penganiayaan, hingga ancaman pembunuhan yang dialami Hendro alias Kodok, pengurus Karang Taruna Desa Tamelang, Kecamatan Purwasari, terus menguat. Kali ini, suara lantang datang dari Anggota DPRD Kabupaten Karawang Fraksi PDI Perjuangan yang juga pengurus Karang Taruna Kabupaten Karawang, Dr. Anwar Hidayat, S.H., M.H., atau yang akrab disapa Dede Anwar, pada Sabtu, (27/06/2026).

Dede Anwar menegaskan bahwa tindakan yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) tersebut bukan sekadar tindak kriminal biasa, melainkan persoalan serius yang menyangkut rasa aman masyarakat serta wibawa penegakan hukum.

“Keadilan bukan hanya tentang menghukum pelaku, tetapi juga memastikan setiap manusia merasa aman, dihargai, dan dilindungi oleh hukum,” tegas Dede Anwar. la juga mendesak aparat kepolisian agar segera mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa yang menimpa pengurus Karang Taruna tersebut dan menangkap seluruh pelaku tanpa pandang bulu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Usut tuntas dan tangkap pelaku penculikan, penganiayaan, dan ancaman pembunuhan kepada Pengurus Karang Taruna Tamelang,” ujarnya.

Kasus yang menjadi sorotan publik ini bermula dari dugaan penculikan, penyekapan, serta penganiayaan terhadap Hendro alias Kodok. Peristiwa tersebut memicu reaksi keras dari berbagai kalangan, mulai dari aktivis, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, hingga para wakil rakyat yang menilai tindakan kekerasan seperti ini tidak boleh dibiarkan menjadi preseden buruk di Kabupaten Karawang.

Baca Juga:  Pipik Taufik Ismail Hadiri Sekolah Legislatif 2025 di Unsika Dorong Peran Kampus menjadi legislator muda visioner

Menurut Dede Anwar, proses hukum yang transparan dan profesional menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum. la berharap penyelidikan dapat dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengungkap motif serta aktor intelektual apabila memang ditemukan keterlibatan pihak lain.

Desakan yang terus berdatangan menunjukkan bahwa publik menaruh perhatian besar terhadap kasus ini. Masyarakat kini menanti langkah konkret aparat kepolisian dalam mengungkap fakta di balik dugaan penculikan tersebut sekaligus memastikan para pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Kasus ini pun menjadi ujian bagi komitmen penegakan hukum di Karawang. Di tengah derasnya tuntutan keadilan, masyarakat berharap tidak ada ruang bagi praktik intimidasi maupun kekerasan terhadap siapa pun, terlebih terhadap aktivis kepemudaan yang menjalankan peran sosial di tengah masyarakat. Publik kini menunggu, apakah proses hukum akan mampu menjawab harapan tersebut dengan mengungkap seluruh fakta secara terang benderang. (LK)

Berita Terkait

Yusron GIBAS Sentil KIM: Kalau Ada Pelanggaran, Tunjukkan Oknum, Jangan Pukul Rata Ormas
Bupati Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393 di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393
Padukan Seni Urban dan Budaya Lokal, Karawang Urban Culture Vol. 2 Dongkrak Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar
16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:53

Masyarakat Soroti Pembangunan Rehabilitasi Mushola SMPN I Pakisjaya Diduga Tidak Transparan.dan abaikan K3.

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:43

Dugaan Penjualan Buku LKS Rp15 Ribu di SDN Gempol Karya 1 Jadi Sorotan, Aturan Bupati Karawang Dipertanyakan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03

SEGEL DIPASANG, AKTIVITAS DIDUGA BERJALAN: MENGUJI KETEGASAN DAN KOMITMEN PEMERINTAH KABUPATEN SUBANG TERHADAP PT CMM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 04:24

Dugaan Korupsi Dana Desa TA 2025 Desa Kutaampel. H Karna : Ini Dalam Proses Pemeriksaan Pihak Kepolisian

Minggu, 11 Oktober 2026 - 04:57

GMPI DPC CIKAMPEK SURATI PT CELEBES NATURAL PROPERTINDO, TUNTUT HAK INVESTOR PASAR PEMDA

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:27

JAGA REPUTASI INVESTASI BYD DAN VINFAST, FMSB DESAK PENEGAKAN HUKUM TERKAIT PT CMM DI SUBANG

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:03

MIRIS! Rumah RUTILAHU di Dewisari Rampung Sebulan, Upah Pekerja Tak Kunjung Dibayar, Warga Malah Tekor Rp800 Ribu

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:33

MIRIS! Di Mana Pengawasan? Dugaan Pelanggaran Terjadi, Keselamatan dan Kepentingan Publik Dipertaruhkan!

Berita Terbaru