16 Peserta Pemagangan Disnakertrans Karawang Raih Sertifikat BNSP, Tiga Langsung Diterima Kerja

- Penulis

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Karawang dalam meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja kembali menunjukkan hasil positif. Sebanyak 16 peserta program pemagangan yang digelar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang resmi menerima sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Program tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara Disnakertrans Kabupaten Karawang, PT Nestle Indonesia, dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung). Sinergi pemerintah, dunia industri, dan perguruan tinggi ini diarahkan untuk menciptakan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri sekaligus mampu bersaing di pasar kerja.

Sebanyak 16 peserta dinyatakan kompeten setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan mengikuti uji kompetensi. Sertifikat BNSP yang mereka terima menjadi bukti bahwa kemampuan peserta telah memenuhi standar kompetensi kerja sesuai bidang yang diujikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menariknya, keberhasilan program tersebut tidak berhenti pada pemberian sertifikat. Dari 16 peserta yang mengikuti pemagangan, tiga orang di antaranya telah diterima bekerja di perusahaan.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa program pemagangan yang dirancang melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan perguruan tinggi memiliki dampak nyata terhadap kesiapan peserta memasuki dunia kerja.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang menyampaikan, sertifikasi kompetensi merupakan salah satu modal penting bagi tenaga kerja dalam menghadapi persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif.

“Dengan sertifikat BNSP, para peserta memiliki nilai tambah. Ini menjadi bekal untuk mengembangkan karier dan membuka peluang kerja yang lebih luas, baik di dalam maupun luar daerah,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemdes Kedungwaringin Bentuk Panitia Pengisian 9 Anggota BPD Periode 2026–2034

Dalam program tersebut, PT Nestle Indonesia berperan dalam menyediakan fasilitas pemagangan berbasis industri. Peserta mendapatkan pengalaman dan pembelajaran langsung mengenai lingkungan kerja serta kebutuhan kompetensi di dunia industri.

Sementara itu, UPI Bandung turut mendukung aspek akademik, mulai dari proses pelatihan hingga pelaksanaan uji kompetensi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memastikan peserta tidak hanya memiliki pengalaman kerja, tetapi juga kompetensi yang dapat dibuktikan melalui sertifikasi.

“Kami mengapresiasi PT Nestle Indonesia dan UPI Bandung. Kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah, industri, dan perguruan tinggi mampu menciptakan sumber daya manusia yang siap kerja. Terima kasih atas komitmennya dalam meningkatkan kompetensi masyarakat Karawang,” ungkapnya.

Ke depan, Disnakertrans Kabupaten Karawang menargetkan program pemagangan dan sertifikasi kompetensi serupa dapat diperluas ke berbagai sektor industri lainnya.

Perluasan program tersebut diharapkan dapat membuka akses yang lebih besar bagi masyarakat Karawang untuk memperoleh pelatihan, pengalaman kerja, dan sertifikasi kompetensi. Pada akhirnya, langkah tersebut juga diharapkan dapat berkontribusi terhadap upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran.

Pemerintah daerah turut mendorong para peserta yang telah memperoleh sertifikat agar tidak berhenti belajar. Pengalaman selama pemagangan dan sertifikat kompetensi diharapkan dapat menjadi modal penting untuk memasuki serta mengembangkan karier di dunia kerja.

“Selamat kepada 16 peserta yang telah lulus. Manfaatkan sertifikat ini sebaik-baiknya. Pemerintah daerah akan terus hadir memberikan akses pelatihan dan sertifikasi agar generasi muda Karawang siap menghadapi tantangan dunia kerja,” pungkasnya. (LK)

Berita Terkait

Yusron GIBAS Sentil KIM: Kalau Ada Pelanggaran, Tunjukkan Oknum, Jangan Pukul Rata Ormas
Bupati Karawang Gelar Mancing Gratis Serentak di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393 di 30 Kecamatan, Meriahkan HUT Karawang ke-393
Padukan Seni Urban dan Budaya Lokal, Karawang Urban Culture Vol. 2 Dongkrak Omzet UMKM Tembus Rp1,16 Miliar
NAMA SAMBAS MUNCUL DALAM PENGADAAN RAPAT K3S, STATUS ASN KORWIL DIPERTANYAKAN: ADA POTENSI KONFLIK KEPENTINGAN?
Diduga Ada Pembiayaan Ganda Operasional Korwil Cambidik, Transparansi Disdik Karawang Dipertanyakan
Bupati Aep Wujudkan Janji, Modul Belajar Gratis Hadir untuk Siswa SD dan SMP se-Karawang
Bhabinkamtibmas Polsek Rengasdengklok Bersama Masyarakat dan Mahasiswa KKN Unsika Gelar Kerja Bakti Bersihkan Eceng gondok
Tasyakuran Milad Karang Taruna Guruh Raja Gumilang Jadi Momentum Perkuat Kepedulian Sosial dan Persatuan Pemuda
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru