Reses H. Karsim di Kalangsurya: Aspirasi Pertanian hingga Infrastruktur Jadi Sorotan Warga

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 02:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARAWANG | Lintaskarawang.com – Anggota DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Karsim, turun langsung menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Reses III Masa Sidang Tahun 2026/2027 di Dusun Kobak Karim RT 001/RW 004, Desa Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Sabtu (22/08/2026).

Dalam kegiatan tersebut, persoalan pertanian dan pembangunan infrastruktur lingkungan menjadi sejumlah aspirasi yang disampaikan masyarakat kepada wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Kabupaten Karawang tersebut.

Reses turut dihadiri aparatur Desa Kalangsurya, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta warga setempat. Forum tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

H. Karsim menegaskan, wilayah Dapil II memiliki karakteristik yang kuat sebagai kawasan pertanian. Menurutnya, keberadaan lahan pertanian harus tetap dijaga, terlebih wilayah tersebut telah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

“Kabupaten Karawang itu dibagi menjadi dua, yaitu industri dan pertanian. Salah satu pertanian ialah di daerah Dapil Daerah kita sekarang sudah dikunci menjadi LP2B dan tidak bisa dialihkan menjadi industri,” ujar H. Karsim.

la pun meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan pertanian maupun pembangunan lingkungan kepada dirinya.

Menurut H. Karsim, menjadi seorang wakil rakyat bukan sekadar menjalankan tugas di gedung DPRD. Seorang anggota legislatif, kata dia, harus mampu turun ke tengah masyarakat untuk mengetahui secara langsung persoalan yang terjadi di lapangan.

Baca Juga:  Bupati Aep Tinjau Gebyar PATEN di Karawang Barat, Salurkan Bansos dan Resmikan Program Pembangunan

“Seorang pemimpin itu harus punya tanggung jawab. Makanya silakan saya sebagai wakil rakyat harus bisa menyerap aspirasi darı masyarakat dan akan saya bawa aspirasi dari masyarakat ke DPRD Kabupaten Karawang,” ungkapnya.

Sementara itu, aspirasi warga yang disampaikan dalam reses cukup beragam. Salah satunya terkait rehabilitasi atap Musholah Al Iman RT 11/RW 04 yang kondisinya kerap mengalami kebocoran ketika hujan.

Warga juga mengusulkan rehabilitasi pintu air, pemasangan penerangan jalan lingkungan (PJL) untuk area TPU, pemagaran TPU, pemasangan AC di Majelis Taklim ibu-ibu, serta pembangunan dan perbaikan drainase.

Beragam usulan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan sektor pertanian, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar dan fasilitas penunjang aktivitas warga sehari-hari.

Kini, aspirasi itu menjadi pekerjaan rumah bagi wakil rakyat untuk diperjuangkan melalui jalur DPRD Kabupaten Karawang Warga pun berharap reses tidak berhenti sebatas menyampaikan keluhan, tetapi berlanjut pada realisasi pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Sebab, bagi warga Kalangsurya, pembangunan bukan hanya soal proyek besar. Atap musholah yang tak lagi bocor, pintu air yang berfungsi, drainase yang tertata, hingga penerangan TPU juga menjadi bagian penting dari wajah pembangunan di tengah masyarakat.

Penulis : Wahid

Berita Terkait

210 Bakal Calon Kades Ikuti Tes CAT, Bupati Karawang Tegaskan Seleksi Harus Transparan
Pekerja Tak Pakai APD, Proyek Rehabilitasi SDN Batujaya I Karawang Jadi Sorotan
Viral Video Genangan di Depan SPPG Pasirjengkol 3 Karawang, Benarkah Limbah Dapur? Ini Klarifikasinya
DPRD Karawang Terima Aspirasi Pedagang Pasar Telagasari, Revitalisasi Diminta Ditunda
2.251 Anggota BPD Karawang Dilantik, Masa Keanggotaan 2026–2034
Konsolidasi 234 SC Jabar di Karawang, Bahas Penguatan Kader dan Persiapan Konvencab
Berat Badan Capai 160 Kg, Rivaldy Terbaring Tak Berdaya, Pemkab Karawang Turun Tangan
Hadapi Kemarau Panjang, Pemkab Karawang Gelar Salat Istisqa dan Perkuat Penanganan Krisis Air
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:30

Ketum BARAK Indonesia Tantang KIM Buka Data: Jangan Asal Kaitkan Ormas dengan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:23

Ketum Banaspati Minta KIM Tak Cap Ormas dan LSM sebagai Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:43

Laskar Merah Putih Kritik KIM: Jangan Stigmatisasi Ormas sebagai Pengganggu Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:29

Fajar Try Suari Kritik Narasi KIM: Audiensi Ormas dan LSM Tak Bisa Serta-Merta Dikategorikan Gangguan Investasi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:16

KIM Disorot, H. Surono: Jangan Balik Narasi, Kritik Masyarakat Harus Dijawab

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:07

Kunjungan Panja DPR RI Dituding Bersifat Sepihak: Pengamat Sebut Keluhan Kawasan Industri Karawang Kaburkan Akar Masalah Lingkungan dan Hak Warga Lokal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:53

BPPKB Banten Karawang Sentil KIM: Jangan Jadikan Investasi Alasan Membungkam Kritik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:46

Sekjen DPP GMPI Kritik Keras KIM Karawang: Jangan Jadikan Isu Investasi untuk Membungkam Kontrol Sosial

Berita Terbaru