Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

- Penulis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com — Penanganan dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, mulai memasuki tahapan pemeriksaan sejumlah pihak yang dinilai mengetahui atau memiliki keterkaitan dengan perkara,Sabtu (08/08/2026).

Satuan Reserse PPA dan PPO Polresta Karawang telah mengeluarkan surat undangan klarifikasi kepada sejumlah pihak, mulai dari korban, ibu korban, hingga seorang saksi yang disebut berasal dari pihak terduga pelaku.

Berdasarkan surat kepolisian, dugaan peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, di Dusun Karajan RT 002/RW 001, Desa Jayakerta, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perkara itu kemudian dilaporkan kepada kepolisian pada 25 Juli 2026. Pada tanggal yang sama, penyidik menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan sebagai dasar dilakukannya proses pengumpulan keterangan dan informasi terkait perkara tersebut.

Salah satu pihak yang dipanggil adalah perempuan yang disebut sebagai korban dalam laporan tersebut.

Berdasarkan surat undangan klarifikasi, korban dijadwalkan memberikan keterangan kepada penyidik pada Senin, 10 Agustus 2026 pukul 09.30 WIB di Ruang Satuan Reserse PPA dan PPO Polresta Karawang, Jalan Surotokunto Nomor 110, Karawang.

Pemeriksaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan untuk menggali keterangan mengenai kronologi kejadian, kondisi yang dialami korban, serta dugaan adanya kekerasan atau ancaman sebagaimana yang dilaporkan.

Namun, keterangan yang diperoleh dalam tahap pemeriksaan tersebut masih menjadi bagian dari proses penyelidikan dan belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan akhir mengenai terbukti atau tidaknya dugaan tindak pidana.

Selain korban, penyidik juga memanggil ibu korban untuk dimintai keterangan.

Perempuan bernama Warsah dijadwalkan hadir pada Rabu, 12 Agustus 2026 pukul 09.30 WIB di lokasi pemeriksaan yang sama.

Baca Juga:  Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Periode 2024-2029

Keterangan ibu korban dinilai dapat membantu penyidik dalam menggali kondisi korban, hubungan antar pihak, serta rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum maupun setelah dugaan kejadian tersebut.

Keterangan dari keluarga korban juga dapat menjadi bagian dari bahan penyidik dalam mencocokkan informasi yang diperoleh dari berbagai pihak.

Tak hanya menggali keterangan dari korban dan keluarganya, penyidik juga melayangkan surat undangan klarifikasi kepada Sodik, yang disebut sebagai mantan Kaur Umum Desa Jayakerta.

Dalam informasi yang diperoleh, Sodik Mantan Kaur Umum Desa Jayakerta disebut sebagai saksi dari Wilayah Setempat.

Ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 09.30 WIB di Ruang Satuan Reserse PPA dan PPO Polresta Karawang.

Pemanggilan tersebut menunjukkan bahwa penyidik berupaya memperoleh keterangan dari berbagai pihak untuk mendapatkan gambaran peristiwa secara lebih utuh.

Keterangan korban, keluarga, maupun saksi lainnya nantinya akan menjadi bahan penyidik untuk mencocokkan waktu, tempat, kronologi, hubungan antar pihak, serta fakta-fakta lain yang berkaitan dengan laporan tersebut.

Jika merujuk pada rangkaian surat pemanggilan yang telah dikeluarkan, perkara ini masih berada dalam tahap penyelidikan.

Artinya, proses hukum masih berjalan dan penyidik masih mengumpulkan keterangan serta bukti yang diperlukan untuk menentukan langkah selanjutnya.

Dalam penanganan perkara yang melibatkan anak, proses pemeriksaan terhadap korban tentunya perlu dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan perlindungan terhadap korban dan kepentingan terbaik bagi anak.

Kini, dengan adanya pemeriksaan terhadap korban, ibu korban, serta saksi lain yang dianggap mengetahui perkara, penyidik memiliki kesempatan untuk menyusun rangkaian fakta berdasarkan keterangan masing-masing pihak.

Hasil pemeriksaan dan bukti-bukti lain yang berhasil dikumpulkan nantinya akan menjadi dasar bagi penyidik dalam menentukan perkembangan penanganan perkara tersebut.(LK)

Berita Terkait

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum
Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi
Monev Disdikbud Karawang Jangan Sekadar Formalitas: Hasil, Temuan dan Tindak Lanjut Harus Terukur
Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan
Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan
Perjuangan Hak Pendidikan Anak Kurang Mampu di Karawang: Menembus Batas Birokrasi demi Masa Depan Karmila
Kapolresta Karawang Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers kenalkan Program Gas Karawang Untuk Tingkatkan Keamanan.
Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:24

Musyawarah Kekeluargaan Dugaan Pelecehan Anak di Karawang Berakhir Buntu, Keluarga Korban Pertimbangkan Jalur Hukum

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:24

Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Jayakerta Masuk Tahap Klarifikasi, Korban hingga Saksi Dipanggil Polresta Karawang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:36

Diduga Cemarkan Nama Baik FWJI, Mantan Ketua Korwil Bekasi RSP alias Ros Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:24

Dari ARKAS ke Penyedia: Dugaan Pengondisian Pengadaan dan Tagihan Sekolah Dasar di Karawang Dipertanyakan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:38

Diduga Asal Jadi, Proyek Pagar TPU Bangkuang Rp198 Juta Disorot, Pondasi Dipertanyakan, Pengawas Diminta Turun ke Lapangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:53

Perjuangan Hak Pendidikan Anak Kurang Mampu di Karawang: Menembus Batas Birokrasi demi Masa Depan Karmila

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:06

Kapolresta Karawang Perkuat Sinergi Dengan Insan Pers kenalkan Program Gas Karawang Untuk Tingkatkan Keamanan.

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:16

Disdikbud Karawang Harus Jelaskan Buku “Buatmu”: Ada Dugaan Pengarahan Pengadaan melalui Dana BOS?

Berita Terbaru