Rehabilitasi SDN Ciptamarga II Karawang Disorot, Kusen Kropos Diduga Belum Tersentuh

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karawang | Lintaskarawang.com — Pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi ruang kelas di SDN Ciptamarga II, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, mulai mendapat sorotan. Pasalnya, di tengah berlangsungnya proyek rehabilitasi yang bersumber dari APBD Kabupaten Karawang, sejumlah kusen bangunan sekolah yang terlihat sudah mengalami keropos disebut belum turut diganti,Kamis (13/08/2026).

Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut merupakan Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Ciptamarga II dengan nilai kontrak sebesar Rp254.581.000. Proyek tersebut tercatat menggunakan sumber dana APBD Kabupaten Karawang, dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender dan dikerjakan oleh CV Cariu Indah.

Namun, di tengah pelaksanaan rehabilitasi tersebut, kondisi sejumlah kusen bangunan menjadi perhatian. Beberapa bagian kusen yang tampak mengalami keropos disebut belum dilakukan penggantian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Jika pekerjaan yang dilakukan merupakan rehabilitasi ruang kelas, apakah bagian bangunan yang sudah mengalami kerusakan, termasuk kusen yang keropos, masuk dalam item pekerjaan atau tidak?

Pertanyaan tersebut penting mengingat proyek menggunakan anggaran pemerintah yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Masyarakat tentu berharap rehabilitasi tidak hanya memperbaiki bagian tertentu, tetapi juga memastikan ruang kelas yang digunakan para siswa berada dalam kondisi layak, aman, dan nyaman.

Baca Juga:  Normalisasi Irigasi KW 15 Dimulai, BBWS Citarum Pimpin Pengerukan Sedimentasi Demi 13 Ribu Hektare Sawah Karawang Utara.

Selain itu, masyarakat juga patut mengetahui secara jelas ruang lingkup pekerjaan yang tercantum dalam kontrak, termasuk bagian bangunan apa saja yang wajib diperbaiki atau diganti oleh pihak pelaksana.

Apabila kusen yang telah mengalami keropos memang tidak termasuk dalam item pekerjaan, penjelasan mengenai spesifikasi dan lingkup rehabilitasi menjadi penting agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Sebaliknya, apabila bagian tersebut termasuk dalam pekerjaan rehabilitasi, maka kondisi di lapangan perlu menjadi perhatian pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan proyek sesuai dengan kontrak dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang maupun pihak pelaksana proyek terkait alasan sejumlah kusen yang mengalami keropos tersebut belum diganti.

Masyarakat pun berharap pihak terkait melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai progres pekerjaan, spesifikasi rehabilitasi, serta penggunaan anggaran sebesar Rp254,5 juta tersebut.

kusen-kusen yang sudah keropos itu memang tidak masuk dalam pekerjaan rehabilitasi, atau justru belum dikerjakan?

(LK)

Berita Terkait

Wakil Abo Bongkar Polemik Beras Bapanas di Rengasdengklok Selatan: Beras 90 karung di GOR, Warga Mengaku Belum Kebagian
Sungai Perbatasan Cilamaya–Ciasem Dikeluhkan Berbau Menyengat, Warga Minta DLHK Turun Tangan
Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Jalan Poros Tanjung Mekar Rp189 Juta Disorot Warga
DPRD Karawang Resmi Dukung Draft RUU Perlindungan Ketenagakerjaan
Skandal KPR Fiktif Karawang Makin Melebar! Kejari Tetapkan Dua Bos Bank Himbara Jadi Tersangka, Total Kini 7 Orang
Proyek Jalan di Puseurjaya Disorot, Muncul Dugaan Permintaan Uang Koordinasi hingga Jutaan Rupiah
63 Desa Terima LHP AMJ, Publik Karawang Menanti Dibukanya Temuan dan Tindak Lanjut
Dugaan Penyimpangan BUMDes dan BLT Dana Desa Mencuat di Desa Gombongsari, Departemen Umum Hankam 88 Laskar NKRI Siap Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 14:23

Ada Apa di Hulu Cilamaya? H. Jalal Turun ke Situdam, Pengawasan Limbah Dipertanyakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:07

Diiringi Ratusan Pendukung, Asep Supriadi Alias Penser Raih Nomor Urut 3 Pilkades Waringinjaya Kedungwaringin

Minggu, 6 September 2026 - 07:22

Reuni Karyawan PT Farel Internusa Pratama Digelar di Kalimati Amansari, Pererat Silaturahmi Lewat Makan Bersama

Sabtu, 5 September 2026 - 06:55

Korupsi KPR Fiktif PT BAS Rp237 Miliar, Wakil Ketua Bidang Advokasi PDIP Karawang Desak Kejari Bongkar Dugaan Keterlibatan Oknum BTN

Rabu, 2 September 2026 - 04:48

Ratiban Rutin di Kediaman Marjono, Ratusan Warga Sumber urip Padati Doa Bersama Setiap Selasa Malam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:26

Mr. Kim: Coffee Morning Kodim 0604 Karawang Jadi Sejarah Baru Sinergi TNI dengan Ormas dan LSM

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41

Direktur CV. Pakar Bangunan Konstruksi,Nurhali Ajak Masyarakat Isi Kemerdekaan dengan Semangat Gotong Royong dan Pembangunan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:35

Hj. Saidah Anwar Nahkodai PBI Karawang Periode 2026–2030, Siap Bangun Prestasi Olahraga Boling

Berita Terbaru